Home Breaking News Pemerintah Rakor Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Jelang HBKN

Pemerintah Rakor Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Jelang HBKN

517
Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (BKP Kementan) Agung Hendriadi

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Pemerintah mengadakan rapat koordinasi (rakor) mengenai stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Rakore tersebut digelar oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (BKP Kementan) Agung Hendriadi dengan Perum Bulog, Ketua Satgas Pangan, dan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU)

“Nantinya ada 9 provinsi yang akan kita utamakan menjelang HBKN tersebut karena dalam waktu 5 tahun terakhir daerah tersebut mengalami lonjakan harga yang sangat tinggi,” kata Agung usai melakukan Rapat Koordinasi dengan Perum Bulog, Ketua Satgas Pangan dan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (7/12/2017).

Daerah yang menjadi prioritas antara lain Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku utara, Sulawesi Utara, NTT, Sumatera Utara, Kalimatan Barat dan DKI Jakarta.

Agung juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan perhitungan untuk kondisi ketersediaan pangan nasional dan menjamin bahwa stok pangan menjelang Natal dan tahun baru 2018 masih aman bahkan surplus.

“Yang lain masih aman, yang naik itu hanya cabai rawit merah keriting dan bawang merah naik 4 persen saja,” imbuh Kepala BKP.

Beberapa pangan strategis, Beras 189, 5 ribu Ton, Daging Ayam 9,6 ribu Ton, Telur Ayam 72,3 ribu Ton, Jagung 55,1 ribu Ton, Minyak Goreng 3.508 ribu Ton, Bawang Merah 17,9 ribu Ton, Cabai Rawit 12,6 ribu Ton, Daging Sapi 20,3 ribu Ton, Cabai Besar 22,9 ribu Ton, Gula Pasir 362,1 ribu Ton, Daging Sapi 35,9 ribu Ton.

“Kita juga perlu memperbaiki Data, jalur distribusi, perilaku para pengusaha supaya tidak ada spekulan-spekulan nakal,” kata Agung.

Kementerian Pertanian/Lembaga terkait juga melakukan langkah strategis guna mengendalikan harga pangan pokok diantaranya menentukan harga acuan pemerintah ditingkat konsumen sesuai Permendag nomor 27 tahun 2017, untuk Gula Pasir Rp 12.500 per Kg, Minyak Goreng Curah Rp 10.500 per Kg, Minyak Goreng Kemasan Rp 11.000 per liter, Bawang Merah Rp 32.000 per Kg, Daging Sapi Beku Rp 80.000/Kg, Daging Ayam Rp 32.000 perKg, Telur Ayam Rp 22.000 per Kg.

Dan juga dengan menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras seduai Permendag 57 tahun 2017 seperti daerah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, NTB dan Sulawesi untuk medium Rp 9.450 per Kg dan Premium Rp 12.800 per Kg, Sumatera lainnya dan Kalimantan untuk medium Rp 9.950 per Kg dan Premium Rp 13.300 per Kg, NTT untuk medium Rp 9.500 per Kg dan Premium Rp 13.300 per Kg dan Maluku serta Papua untuk Medium Rp 10.250 per Kg dan Premium Rp 13.600 per Kg.

“Kita juga nanti akan melakukan Operasi Pasar yang dikoordinir oleh Perum Bulog, melakukan koordinasi dan pengawasan melekat terkait ketersediaan pasokan dan harga pangan oleh pemerintah pusat bersama daerah provinsi dan kabupaten/kota,” papar Agung. (Ning)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar