Home Breaking News Pemerintah Bakal Revitalisasi Industri Tempe

Pemerintah Bakal Revitalisasi Industri Tempe

508

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Euis Saedah menyatakan, pemerintah akan meningkatkan daya saing produksi tahu-tempe Indonesia dengan merelokasi atau revitalisasi industri tempe.

“Kita ingin merelokasi industri ini agar bisa dijadikan wisata tempe. Kita akan bahas dalam waktu dekat, apakah pendanaan semuanya dari pemerintah pusat atau daerah yang nantinya akan bergabung dengan tempe tahunya,” ujar Euis kepada wartawan di Jakarta, Selasa (1/9/2015).

Ia mengakui, untuk saat ini proses yang dilakukan industri tempe nasional masih menggunakan metode tradisional dan belum ramah lingkungan. Menurutnya, dalam tiga tahun kedepan, pihak Kementerian Perindustrian akan terus memenuhi revitalisasi industri tempe.

“Yang sekarang kita lakukan adalah membuat model design disatu tempat yang clear, biaya nya clear. Itu akan dijadikan contoh industri tempe tahu lainya,” imbuhnya.

Walaupun demikian, lanjutnya, pemerintah saat ini sedang konsentrasi pada industri tempe karena bisa digunakan sebagai pengganti daging yang mampu menyerap protein.

“Saya harapkan tempe menjadi alternatif protein dan meningkatkan pasar sehingga luar negeri mau ikut mengkonsumsi,” katanya.

Ia mengklaim, Industri Kecil dan Menengah akan membedah teknologi tempe ini dengan membuat suatu design di pusat teknologi pengolahan tempe. Pembedahan dilakukan mulai dari proses penggodokan dan pencucian baru kemudian pendistribusian kepada anggota.

“Jadi para pengrajin hanya mendapatkan hasil ragi nya untuk diolah. Tentunya, design ini harus dikaji dan suatu hari kita akan lihat tempe tidak hanya untuk sekedar didapur tapi bisa menjadi pangan kelas internasional,” pungkasnya.

Untuk diketahui, ada sekitar 115 ribu pengrajin di 21 provinsi dengan tenaga kerja hampir 1 jutaan. (ard)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar