Home Breaking News Pembakaran MA Alias Joy, Ny Mirna : “Ya Allah Setan Belang Apa...

Pembakaran MA Alias Joy, Ny Mirna : “Ya Allah Setan Belang Apa Merasuki”

921
Tampak jenazah M Alzahra alias Joya usai dibakar massa hingga tewas di Bekasi.

BEKASI, CITRAINDONESIA.COM- “Miris. Ya Allah.. bisikan setan belang kayak apa yang merasuki otak mereka sehingga pada tega membakar Joya (M Alzahra/MA, alias Joya 30 tahun) hingga dia tewas mengenaskan? Tragedi luar biasa. Maka hukuman luar biasa juga diberikan kepada para pelakunya. Mereka benar- benar tidak berprikemanusiaan,” ujar Ny Mirna, warga Bekasi, Senin malam menjelang dini hari (7/8/2017).

Ibu empat anak ini mengaku semakin heran ketika melihat banyaknya orang menonton kejadian itu tetapi tidak bertindak memadamkan kobaran api yang melalap tubuh korban yang sangat nalang nasibnya itu.

“Banyak sekali orang yang di dekat di, MA, tapi hanya bilang matiin apinya, siram apinya, tapi kok ngga ada yang menyiram hingga MA menghembuskan napasnya yang terakhir. Mereka yang melihat langsung kejadian ini juga menurut saya manusia super tega, dan tidak berprikemanusiaan. Harusnya mereka siram dong apinya. Kalau mereka siram, ada kemungkinan nyawa Joy selamat. Ini kok klo dilihat berita- berita siaran, sebagian yang menyaksikan justru cuma memotret doang. Padahal mereka di dekat korban. Ambil kek galon air buat menyiramnya. Tega betul tuh orang. Sabarlah Joy semoga kau sudah masuk surga,” ujarnya sembari menitikkan air mata.

Kasus itu telah mengharubirukan berbagai pihak. Bahkan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin langsung membesuk istri korban di rumahnya, dan memberikan bea siswa buat anak semata wayang korban. Situ Zubaidah, istri almarhum MA, terisak mendengar adanya bantuan itu. Dia mengaku entah siapa lagi harapannya untuk menghidupi anak sematawayangnya itu.

Sebelumnya, mereka- mereka yang mengaku terenyuh dan prihatin mendengar tragedi memilukan itu dialami Joy, membubuhkan tandatangannya saat car freeday  di Bekasi.

“Kasus Joy ini menyadarkan kita akan pentingnya kehidupan, perasaan dan hidup bersama berdampingan secara sadar. Paling utama tidak menuduh seenaknya apalagi menghakimi orang secara sadis seperti dialami Joy,” Ipung, warga Bekasi berujar.

“Kami dukung penegak hukum menangani kasus ini secara tuntas dan memberikan hukuman setimpal bagi para pelaku yang besar kepala itu. Harapan kita inilah yang terakhir. Karena kita negara hukum. Biarlah aparat yang bertindak,” ujar Imah, warga lainnya berkata.

Terpisah, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Asep Adi Saputra menegaskan dua orang tersangka pembakaran MA di Pasar Muara Bakti, Babelan, Kabupaten Bekasi pada Selasa (1/8/2017) yang lalu itu.

“Sembilan saksi sudah dimintai keterangan. Dua orang ditetapkan tersangka berinisial SU (40) dan NA (39). Perannya kedua ini memukul korban (MA) sebanyak tiga kali dan menendang,” kata Asep di Polres Metro Bekasi, Senin (7/8/2017).

Asep menegaskan kedua tersangka tersebut bukanlah orang yang memprovokasi pembakaran terhadap MA. Namun NA kata dia, menendang perut MA satu kali dan di punggung dua kali. SU, menendang bagian MA dua kali.

Ia menjelaskan, dari pemeriksaan dua tersangka melalui petunjuk-petunjuk dan barang bukti masih akan terus mengembangkan terhadap orang-orang yang diduga ikut melakukan pembakaran MA.

Ditambahkan Asep, lima orang teridentifikasi sebagai pelaku pembakaran MA. Peran sebagai penyiram MA dengan bensin, menyulutkan api, dan memukul dengan benda tumpul. Mereka itu masih dikejar petugas.

“Kita masih mengejar kelima orang tersebut, diharapkan mereka segera menyerahkan diri,” pintanya. (oni)

 

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar