Home INTERNASIONAL Pasukan Gabungan Bebaskan Warga Kota Amerli dari ISIS

Pasukan Gabungan Bebaskan Warga Kota Amerli dari ISIS

123
The US Marine gempur ISIS di Fallujah, Irak. Foto wikimedia.

AMERLI, CITRAINDONESIA.COM- Pasukan gabungan yang terdiri dari tentara Irak, pasukan keamanan Kurdi (Peshmerga) dan relawan bersenjata dari aliran Syi’ah, menyerbu Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang sejak lebih dari dua bulan lalu mengepung kota Amerli, sebuah kota di antara Baghdad dan sebelah utara Kota Kirkuk.

Seperti dilansir AFP, Senin (1/9/2014), serbuan itu memicu baku tembak tembak yang meluas hingga Sulaiman Bek dan Yanakaja, kota di utara Amerli, dan menewaskan sedikitnya dua pejuang Peshmerga.

Namun demikian, serbuan itu tak sia-sia karena pasukan Irak, Pashmerga dan relawan bersenjata berhasil memukul mundur pasukan ISIS, dan membebaskan sedikitnya 12.000 warga Amerli yang sejak terperangkap selama lebih dari dua bulan, kekurangan makanan dan dan air bersih.

Aljazeera melaporkan, penyerbuan itu dibantu Amerika Serikat (AS) melalui serangan udara yang menghancurkan kendaraan perang ISIS di dekat Amerli serta di dekat Mosul dan utara Dam.

“Pasukan kami masuk Amerli dan memecah pengepungan itu,” kata juru bicara keamanan Irak, Letnan Jenderal Qassem Atta.

Adel al-Bayati, walikota Amerli, kepada kantor berita Reuters mengatakan, pasukan pemerintah sekarang berada “di dalam” kota, dan ia yakin penderitaan warga selama lebih dari dua bulan ini akan teringankan.

Wartawan Al Jazeera Sue Turton melaporkan dari Tuz Kharmatu di dekat Amerli, bahwa pertempuran berlanjut di selatan dan utara kota saat pasukan pemerintah mencoba mengusir para pejuang ISIS yang beraliran Sunni tersebut.

“Wartawan kami juga mengatakan, ada laporan yang belum dikonfirmasi bahwa jet Iran juga terlibat dalam pemboman terhadap kelompok ISIS,” imbuh Aljazeera.

Sementara wartawan Al Jazeera yang lain, Jane Arraf, melaporkan dari Baghdad bahwa pasukan pemerintah juga didukung oleh “milisi Syiah”.

Pada hari Sabtu, militer AS menyerang posisi ISIS, dan bantuan kemanusiaan men-drop maskanan kepada warga sipil yang terperangkap, yang sebagian besar merupakan warga minoritas penganut Syiah Turkmen.

Laporan pada hari Minggu bahkan mengatakan, lebih banyak bantuan dijatuhkan dari pesawat Inggris, Prancis dan Australia.

“Saya bisa melihat tank tentara Irak berpatroli di jalan-jalan di Amerli sekarang. Saya sangat senang kita menyingkirkan teroris ISIS yang mengancam akan membantai kami,” Amir Ismael, penduduk Amerli, kepada Reuters melalui telepon.

Warga bersenjata berhasil menangkis serangan ISIS yang mengelilingi kota mereka karena menganggap mayoritas penduduk kota itu sebagai orang murtad.

Jet AS dan drone juga menyerang posisi kelompok ISIS di dekat bendungan Mosul.

Sejak Juni lalu, ISIS telah menguasai sebagian besar wilayah utara Irak. (kris)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar