Home Breaking News Parah! Kualitas Pendidikan di Indonesia Disebut Masih Rendah

Parah! Kualitas Pendidikan di Indonesia Disebut Masih Rendah

82
Seorang ibu mengantar dua anaknya ke sekolah. (Foto: Rakyat Medan)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Penggiat Pendidikan Najelaa Shihab mengungkapkan, pendidikan di Indonesia kini kehilangan daya, dan sangat jauh ketinggalan, khususnya bila dibandingkan dengan negara luar.

“Parah, separah-parahnya,” ucap Najelaa Shihab, pegiat pendidikan, saat menggambarkan keadaan pendidikan Indonesia, di Kumparan On-boarding Batch 2, Selasa (14/11/2017).

Sulitnya akses, rendahnya kualitas, dan tidak semua anak dapat mengenyam pendidikan menjadi penyebab utama buruknya pendidikan di Indonesia. Najelaa menambahkan, di Indonesia, pendidikan belum dapat menjadi juru selamat.

“Kemungkinan keluarga miskin untuk keluar dari kemiskinan lewat pendidikan itu sulit,” tutur pendiri Komunitas Guru Cikal ini.

Padahal, pendidikan sendiri memiliki fungsi untuk membuat manusia berdaya. Najelaa mengatakan, penyebab dari hilangnya fungsi dari pendidikan ialah simplifikasi masalah dan miskonsepsi.

“Tanggung jawab orang tua itu ke semua anak, bukan hanya pada anaknya sendiri,” keluh Najelaa ketika menerangkan miskonsepsi yang terjadi di dunia pendidikan Indonesia.

Untuk memulai perubahan, tutur Najelaa, harus dimulai dengan mencari alternatif yang dapat dijangkau. Misalnya, untuk mengatasi minimnya pendidik di daerah terpencil, mengirim 900 video pendidik lebih efektif daripada mengirimkan satu pendidik.

Najelaa menambahkan, orang tua dan guru harus dapat memengaruhi pemerintah dalam memutuskan kebijakan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan piramida terbalik, di mana posisi orang tua dan guru berada di atas. Tujuannya, agar kebijakan dapat menyelesaikan permasalahan yang nyata tidak berdasarkan opini. (kumparan)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar