Home Breaking News Panglima TNI: Desa Basis Ketahanan Wilayah

Panglima TNI: Desa Basis Ketahanan Wilayah

110
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo disambut Prajurit Satuan Taipur di Lapangan Helipad Subden Denharrahlat Kostrad, Desa Kertamanah, Kec. Sukasari Jatiluhur, Kab. Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (4/1/2017).

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Kehadiran Program TMMD (TNI Manunggal Masuk Desa), bukan sekedar menghadirkan bangunan fisik, tetapi yang lebih penting yaitu terbangunnya semangat gotong royong, meningkatnya kepedulian sosial dan semangat kebersamaan membangun desa sebagai basis ketahanan wilayah menuju ketahanan nasional.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat membuka Rapat Paripurna TMMD ke-37 TA. 2016, di GOR Ahmad Yani Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (20/1/2017).

Panglima TNI menyatakan bahwa, semangat kejiwaan TMMD adalah semangat gotong-royong sebagai ciri dan budaya bangsa Indonesia yang tidak dimiliki oleh bangsa lain.

“Pelaksanaan TMMD harus dapat memberi nilai tambah dalam prestasi kerja dan terbangunnya kondisi sosial, wawasan kebangsaan, ketahanan masyarakat serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

“Kita perlu terus bangun komunikasi sosial dengan masyarakat desa, agar pembangunan di desa dapat terlaksana dengan cepat sesuai harapan rakyat,” tegas Panglima TNI.

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, sejalan dengan meningkatnya keinginan Pemda, Kabupaten dan Kota untuk dilaksanakan TMMD di wilayahnya, maka pelaksanaan TMMD yang selama ini dilaksanakan dua kali setahun di tingkatkan menjadi tiga kali setahun.

“Selama TMMD para prajurit saya perintahkan tidur di rumah penduduk, kemudian uang lauk pauknya dimasak dan dimakan bersama penduduk dimana prajurit tersebut tinggal, dari situ diharapkan terjalin kekeluargaan dan persaudaraan dengan masyarakat,” ungkapnya.

Diakhir pengarahannya, Panglima TNI memberikan beberapa penekanan kepada peserta Rapat Paripurna TMMD, yaitu:

Pertama, pelaksanaan TMMD tidak keluar dari tujuan dan semangat TMMD. Kedua, keberhasilan TMMD bukan bangunan fisik semata, tetapi yang lebih penting adalah dampak positif dari pelaksanaan TMMD.

Ketiga, pelaksanaan TMMD dimaknai sebagai program yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Keempat, evaluasi hasil TMMD sebelumnya untuk dapat meningkatkan dan mencapai hasil yang optimal pada pelaksanaan TMMD yang akan datang.

Kelima, laksanakan TMMD dengan niat ingin berbuat terbaik, berani, tulus dan ikhlas semata-mata hanya untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyerahkan hadiah dan penghargaan kepada pemenang Lomba Karya Jurnalistik TMMD ke-37, serta penyerahan bantuan Laptop kepada perwakilan siswa SMA dari seluruh Indonesia yang berjumlah 1.000 orang. (olo)

Komentar

Komentar