Home Breaking News Pakar Siber Indikasikan Kejahatan Antar Bank AS

Pakar Siber Indikasikan Kejahatan Antar Bank AS

425
Hecker medsos. foto ABC.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Pakar keamanan siber mengindikasikan Dewan Keamanan AS (DK-AS) memiliki akses ke sistem pengiriman pesan antar bank SWIFT yang memungkinkannya memantau aliran dana dari beberapa bank di Timur Tengah dan Amerika Latin.

Para peretas merilis dokumen dan file diindikasikan oleh pakar keamanan siber itu.

“Rilis tersebut termasuk di antaranya kode komputer yang dapat diadaptasi penjahat membobol server SWIFT dan memantau aktivitas pengiriman pesan,” ujar Shane Shook, konsultan keamanan siber yang membantu berbagai bank menyelidiki pembobolan sistem SWIFT mereka.

Dokumen dan file tersebut dirilis sebuah kelompok yang menamakan diri mereka “The Shadow Brokers”.

Beberapa dari rekaman itu memiliki segek Dewan Keamanan Nasional, namun Reuters tidak dapat mengkonfirmasi keasliannya.

Dewan Keamanan Nasional tidak dapat dilangsung dihubungi untuk dimintai keterangannya.

Kelemahan dalam sistem operasi Windows;

Juga dipublikasikan adalah banyak program digunakan untuk menyerang beragam versi sistem opersi Windows, setidaknya beberapa di antaranya masih bisa berfungsi, ujar para peneliti.

Dalam sebuah pernyataan kepada Reuters, Microsoft, pembuat sistem operasi Windows, mengatakan perusahaannya tidak mendapat peringatan dari departemen manapun dalam pemerintah AS bahwa file-file semacam itu ada atau telah dicuri.

“Selain wartawan, tidak ada individu atau organisasi yang menghubungi kami terkait bahan dirilis Shadow Brokers,” ujar perusahaan tersebut.

Ketiadaanperingatan sifatnya signifikan karena Dewan Keamanan Nasional telah mengetahuinya selama berbulan-bulan pembobolan oleh Shadow Broker seperti disampaikan para pejabat kepada Reuters.

Di bawah proses Gedung Putih, oleh staf mantan Presiden Barack Obama, perusahaan-perusahaan biasanya diperingatkan tentang kelemahan yang berbahaya. (ling)

Komentar

Komentar