Home Breaking News Pahala Nugraha Mansury Direktur Utama PT. Garuda Indonesia

Pahala Nugraha Mansury Direktur Utama PT. Garuda Indonesia

379
Pahala Nugraha Mansury, Direktur Utama Garuda Indonesia.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Pahala Nugraha Mansury, ditujuk sebagai Direktur Utama PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk, menggantikan M. Arif Wibowo. Dia berkomitmen meningkatkan kinerja BUMN penerbangan tersebut.

“Kami akan berupaya sebaik mungkin membawa Garuda Indonesia sebagai maskapai kebanggaan bangsa untuk terus menorehkan kesuksesan di mata dunia,” ujarnya, Rabu (12/4/2017)  usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Auditorium Gedung Manajemen Garuda City Center, Cengkareng.

Pada kesempatan itu mantan Dirut PT Garuda Indonesia, M Arif Wibobo, menyatakan: “Terima kasih kepada seluruh jajaran manajemen dan karyawan yang telah bersama-sama bekerja keras mengupayakan pertumbuhan positif perusahaan,”.

Berikut jajaran direksi baru;

– Direktur Utama : Pahala Nugraha Mansury
– Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko : Helmi Imam Satriyono
– Direktur Layanan : Nicodemus P Lampe
– Direktur Produksi : Puji Nur Handayani
– Direktur Marketing dan Teknologi Informasi : Nina Sulistyowati
– Direktur SDM dan Umum : Linggarsari Suharo
– Direktur Kargo : Sigit Muhartono

RUPST 2017 memberhentikan dengan hormat M.Arif Wibowo sebagai Direktur Utama, Capt Novianto Herupratomo sebagai Direktur Operasi, Iwan Joeniarto sebagai Direktur Teknik & Teknologi Informasi, dan A. Toni Soetirto sebagai Direktur Niaga.

Sekedar tahu, bisnis jangka panjang “Sky Beyond”, Garuda Indonesia group berhasil mempertahankan kinerja positif sepanjang tahun 2016 dengan mencatatkan laba bersih sebesar 9,36 juta dolar AS atau setara Rp124,5 miliar (kurs Rp13.300 per dolar AS) hingga akhir tahun dan mengangkut 35 juta penumpang baik Garuda Indonesia dan Citilink Indonesia.

Sepanjang 2016, frekuensi penerbangan Garuda Indonesia juga meningkat 9,89 persen menjadi 274.969 penerbangan dari total 249,974 penerbangan tahun 2015.

Garuda Indonesia Group juga berhasil mencatatkan peningkatan sekor pendapatan lainnya yang terdiri dari komponen ancillary revenue, pendapatan sektor strategic business unit (SBU).

Subsidiaries lainnya 392 juta dolar AS meningkat 13,7 persen dibandingkan tahun 2015 sebesar 344,6 juta dolar AS. (friz)

Komentar

Komentar