Home Breaking News OPEC Turunkan Produksi Minyak 1,8 Juta Barrel Perhari

OPEC Turunkan Produksi Minyak 1,8 Juta Barrel Perhari

120
Rapat OPEC.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- OPEC, meminta Nigeria dan negara anggota lainnya turunkan produksi menyusul semakin merosotnya harga saham minyak global karena produksi yang berlebihan.

OPEC sepakat dengan beberapa produsen non-OPEC yang dipimpin Rusia untuk mengurangi produksi minyak sebesar 1,8 juta barel per hari (bpd) dari Januari 2017 sampai akhir Maret 2018,” ujar reuters, Senin (24/7/2017).

OPEC menyatakan Libya dan Nigeria dikecualikan dari batas-batas untuk membantu industri minyak mereka yang sekarang sedang masa sulit.

Kesepakatan memotong output untuk mendorong harga minyak mentah di atas $ 58 per barel pada bulan Januari 2017, namun sejak saat itu kembali turun ke kisaran $ 45 sampai $ 50 karena gagal memotong stok global.

Meningkatnya produksi dari produsen A.S. telah mengimbangi dampak hambatan produksi, seperti halnya produksi pendakian dari Libya dan Nigeria.

Sebuah komite menteri OPEC dan negara-negara non-OPEC memantau pakta minyak global mengatakan telah sepakat bahwa Nigeria akan bergabung dalam kesepakatan tersebut dengan membatasi atau mengurangi outputnya dari 1,8 juta barel per hari, setelah stabil pada level tersebut dari 1,7 juta barel per hari baru-baru ini.

Komite pemantauan, yang dikenal sebagai JMMC dan yang bertemu di kota Rusia di St Petersburg, tidak memberikan jangka waktu sampai kapan hal ini akan terjadi, dengan mengatakan bahwa hal itu akan melacak pola produksi Nigeria dalam minggu-minggu depan.

Panitia tidak menghentikan lagi produksi Libya karena produksinya tidak akan melebihi 1 juta bph dalam waktu dekat dibandingkan kapasitasnya 1,4 juta-1,6 juta barel per hari sebelum kerusuhan meletus tahun 2011 dan membuat negara tersebut tercengang.

Sekedar yahu, harga minyak Brent naik sekitar 1 persen pada sekitar $ 48,50, dibantu oleh komentar Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih bahwa ekspor tersebut akan turun menjadi 6,6 juta barel per hari pada Agustus karena permintaan di lokal meningkat, secara efektif potongan 1 juta bpd tahun tahun.

Dia mengatakan bahwa produksi global turun 90 juta barel, namun produksi masih 250 juta barel, di atas rata-rata lima tahun untuk negara-negara industri, dipatok OPEC danĀ  non-OPEC dengan hambatan output mereka. (friz)

Komentar

Komentar