Home Breaking News Olimpiade 2016, AS dan China Dominasi Perolehan Medali

Olimpiade 2016, AS dan China Dominasi Perolehan Medali

357
Ruolin Chen and Huixia Liu, peraih medali emas Olimpiade Rio 2016. (Photo: Getty Images)

RIO DE JANEIRO, CITRAINDONESIA.COM- Dominasi Amerika Serikat dan China semakin terlihat di hari kelima penyelenggaraan Olimpiade ke-31 di Rio de Janeiro, Brasil, Kamis (11/8/2016).

Pasalnya, kedua negara tersebut terus memantapkan posisinya di puncak klasemen perolehan medali.

Hingga hari ini Amerika Serikat memimpin dengan 11 medali emas 11 perak dan 10 perunggu, sementara China membayangi secara ketat dengan raihan 10 emas, lima perak dan delapan perunggu.

Negara lainnya mulai tertinggal jauh dengan Jepang di urutan ketiga dengan enam emas, satu perak dan 11 perunggu.

Medali emas Amerika Serikat antara lain diraih melalui cabang menembak dan renang, sedangkan China banyak mendulang medali dari cabang angkat besi.

Brasil sebagai tuan rumah belum dapat menambah medali dan masih berada di urutan ke-17 dengan satu emas dan satu perak.

Sementara itu perolehan medali Indonesia juga belum bertambah hingga hari kelima Olimpiade ini, dan tetap dengan raihan dua perak hari cabang angkat besi.

Dalam peringkat medali, Indonesia kini berada di urutan ke-31 bersama dengan Selandia Baru dan Afrika Selatan.

Turunnya posisi Indonesia karena beberapa negara sudah dapat meraih emas pertamanya di Olimpiade Rio 2016, di antaranya Spanyol yang hari Rabu merebut medali emas melalui perenang Mireia Belmonte pada nomor 200 meter gaya kupu-kupu putri.

Hari Rabu lifter terakhir Indonesia yang tampil adalah Deni di kelas 77 kilogram putra, namun gagal mempersembahkan medali.

Dengan demikian cabang angkat besi Indonesia sudah menyelesaikan seluruh tugasnya di Olimpiade 2016.

Ketua kontingen Indonesia Raja Sapta Oktohari mengapresiasi perjuangan tim angkat besi meskipun target medali emas belum tercapai.

Hasil dua perak itu sendiri merupakan yang terbaik dalam sejarah keikutsertaan angkat besi Indonesia di Olimpiade.

Selain juga dengan raihan dua perak tersebut setidaknya hasil Indonesia secara keseluruhan sudah melewati hasil Olimpiade London 2012 ketika Indonesia hanya medapat satu perak dan satu perunggu.

Tim angkat besi Indonesia yang terdiri atas tujuh atlet, dijadwalkan akan kembali ke Tanah Air hari Kamis waktu setempat atau Jumat WIB.

Sementara itu pada hari keenam Kamis, cabang bulu tangkis yang merupakan andalan Indonesia untuk menambah medali, akan dimulai dengan pertandingan babak penyisihan grup.

Empat pasangan Indonesia akan tampil, yakni ganda putra Hendra Setiawan/Mohamad Ahsan, ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda, serta ganda campuran Ahman Tontowi/Lilyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto.

Atlet Indonesia lainnya yang akan tampil hari Kamis adalah Glenn Sutanto di nomor 100 meter gaya kupu-kupu putra, serta Yessi Yosaputra di nomor 200 meter gaya punggung putri.

Manajer tim renang Indonesia Hartadi hanya menargetkan dua perenang yang ikut Olimpiade dengan fasilitas wildcard tersebut dapat memperbaiki catatan waktu masing-masing, karena masih sulit untuk bersaing dengan perenang kelas dunia pada nomor ini.

Di nomor 100 meter kupu-kupu putra ini juga akan tampil perenang top AS Michael Phelps. (sumber: Antara)

Komentar

Komentar