Home Breaking News Nasib Rohingnya dan Daftar Pemimpin Negara Terkejam di Dunia

Nasib Rohingnya dan Daftar Pemimpin Negara Terkejam di Dunia

431
Sosok pemimpin pemusnah massal terkejam sejagad versi klaim internasional.
JAKATA, CITRAINDONESIA.COM- Kenapa banyak Kepala Negara itu membuat sistem kepimimpinannya menjadi Tirani, Diktator dan otoriter, bertindak semau gue dan super kejam?
“Itu yang menjadi pertanyaan dunia internasional termasuk kita Indonesia seiring pembantaian etnis Rohingya di Myanmar oleh militer. Kenapa para pemimpin sekejam itu? Padahal sejatinya pemimpin itu mengayomi, menerangi dan rela berkorban bahkan hancur bagai Lilin demi rakyatnya. Bernegara itu bagai kita sholat berjamaah di Masjid. Imam itu pemimpin sholat untuk makmumnya. Bila imam salah maka makmumnya bisa membantu membenarkan, misalnya salah membaca ayat Al Quran atau Iqro. Tapi kalau Imam salah dan dia diktator, otomatis para makmum kebingungan dan serba salah,” begitu bincang citraindonesia.com dengan M Hasbi, seorang praktisi bidang sosial kemanusiaan dan lingkungan di Jakarta menyusul sadisnya tindakan oknum militer Myanmar yang membantai ribuan orang etnis Rohingya di negeri itu sejak beberapa tahun silam hingga sekarang.
Lantas apa ayang akan dilakukan mengatasinya? Mengatasi diktator hanya satu. Serangan militer dari dunia internasional, seperti dilakukan Amerika Serikat ke Irak, di Hirosima dan Nagasaki Jepang tahun 1945 ketika Bom Atom dijatuhkan AS meluluhlantakkan negeri itu hingga kemudian imbasnya Indonesia jadi merdeka sampai sekarang.  Karena Belanda juga makin keder ketika Jepang sudah lumpuh.
Artinya Myanmar perlu di gebuk seperti Irak itu? “Ya benar. Mmenurut saya begitu. Tetapi sekarang masih ada upaya diplomasi di dunia internasional termasuk organisasi yang membidangi HAM hingga DK PBB. Tapi bila itu semu gagal, apa boleh buat. Internasional sebaiknya mengimvasi Myanmar. Tapi rakyat sipil harus diusahakan diselamatkan seupaya tidak bertambah korban sipil yang Rohingya sudah ribuan orang. Kezoliman itu tidak boleh dibiarkan. Internasional katanya peduli HAM. Sangat- sangat mengerikan apa yang diderita Rohingya. Setelah dihancurkan, tangkap rezim diktatornya lalu diadili di pengadilan internasional di Den Hag seperti dilakukan kepada para Kepala Negara diktator,” jelasnya dengan mata berkaca- kaca.
Anda sependapat Pemimpin depacto Myanmar Aung San Suu Kyi diadili di Den Hag? “Setuju sekali. Dia ibarat kacang lupa dari kulit. Dulu ketika dia dihukum rezim militer dan ditempatkan di pengasingan, dia kampanye ke seluruh dunia untuk membelanya, dan membela para korban kekejaman militernya. Maka itu dia diberikan hadiah Nobel oleh internasional. Karena dianggap pro HAM dan demokrasi. Eh… setelah dia berkuasa malah membiarkan aparat militernya membantai etnis Rohingya. Jangan- jangan itu semua perintah dia. Kan munafik tuh orang. Calon penguni neraka seperti para pemimpin otoriter lainnya yang kepemimpinannya berahir dengan tragis- mengantarkan mereka ke penjara hingga ada yang tewas di sel. Itu akibat sumpah serapah rakyat yang sangat rindu kasih dan kesejahteraan. Ingat Tuhan gak pernah tidur dan ada di setiap lini kehidupan kita,” pungkasnya.
Berikut daftar nama para bekas pemimpin tirani zaman dulu, yang diperoleh dari berbagai sumber termasuk dari laman http://pusatwarta.blogspot.co.id :
1. Ramses II atau Raja Firaun pada zaman Mesir Kuno.

Untuk nomor satu, kami mengambil dari dua kitab suci (Al Quran dan Al Kitab). Memang sosok Firaun sangat special bagi siapapun. Terlebih kalau menyangkut keangkuhannya semasa era Nabi Musa AS. Bahkan ia dengan sombongnya mengaku sebagai Tuhan yang juga merupakan keturunan langsung dari Dewa Matahari. Apapun klaimnya tentang diri sendiri, Firaun akhirnya malah tewas tenggelam saat mengejar Nabi Musa AS bersama bala tentaranya di laut merah. Jasadnya kemudian diselamatkan oleh Tuhan YME, sesuai bunyi dalam ayat Al Quran, surat Yunus ayat 90 yang berbunyi: “Pada hari ini kami selamatkan badanmu, supaya kamu bisa jadi pelajaran bagi orang-orang sesudahmu di masa mendatang.”

2. Adolf Hitler dari Jerman :

Adlf Hitler adalah sosok fenomenal, keras sekaligus paling banyak dibicarakan dunia internasional sampai sekarang. Pria nyentrik ini adalah keturunan Yahudi. Namun uniknya ketika dia sudah mulai dewasa, muncul hasratnya untuk memusnahkan seluruh bangsa Yahudi, etnis yang darahnya mengalir dalam urat- urat nadinya hingga sekujur tubuhnya. Politik menjadi senjata utamnya setelah dia mendirikan sebuah Parati Nazi. Perang pun dilakoni dengan kekuatannya. Namun setelah dia makin terpojok dan pasti kalah oleh lawan- lawan politiknya, dia mengambil jalan pintas bunuh diri dengan istrinya di sebuah ruang bawah tanah. Itulah potret buram ketika Adolf lupa jati dirinya dan melupakan rakyat dan tetes darahnya sebagai anak Yahudi.

3. Idi Amin Dada di Uganda :

Barangkali gagi sebagian besar kaum generasi masa kini mungkin banyak tidak kenal nama sang diktator paling kesohor karena kekejaman terhadap rakyatnya sendiri, yaaa itu sosok Idi Amin. Dia menjadi pemimpin di negaranya tersebut setelah melakukan kudeta berdarah sangat mengerikan pada tahun 1969. Dia dan pasukannya menumbangkan pemerintahan sah Presiden Obothe. Lantas setelah berkuasa, rezim Idi Amin membabat siapa saja yang halangi langkahnya. Sosok pencabut nyawa. Paling ditakuti rakyatnya. Bayangkan, Idi Amin tega membunuh lebih dari 500 ribu rakyatnya secara keji.  Terutama pendukung rezim yang Pbathe di gulingkan. Kemudian zaman berubah. Perlawanan rakyat akhirnya menohok kepadanya bagai cendawan di musim hujan. Idi Amin terjepin lantas bersama kino- kinonya melarikan diri dan mendapat suaka dari Arab Saudi tahun 1979 karena muslim.

4. Saddam Husein Presiden Irak :

Kami akan mengambil referensi dari buku Sejarah Islam Dunia. Dalam buku tersebut, mungkin Saddam Hussein adalah seorang kepala negara Muslim yang suka membunuh rakyatnya sendiri saat itu. Seteru abadinya Ayatollah Khomeini dari Iran di awal 1980-an hingga memunculkan krisis minyak dan Perang Teluk akibat besar kepalanya sendiri. Negarnya hancur lebur di 2003 setelah digempur pasukan PBB yang berada dibawah komando Presiden  Amerika Serikat Presiden George W Bush dan Arab Saudi. Rakyat banyak juga mati hingga cacat permanen, sehingga akhirnya Sadam Husein dan jajarannya ditangkap dan diadili serta masuk penjara. Sadam malah dieksekusi mati pada Idul Adha 2005, good bay Sadam Husein. Hadiah sepadan buah sejarah kelam kepimpinan otoriter dan seenak udelnya.

5. Benito Musolini dari Italia :

Inilah Italiano yang sukses lewat paham Fasisme-nya di Italia dan bahkan beberapa negara sahabatnya seperti Austria saat PD II lalu. Bersekongkol dengan Adolf Hitler, nyaris menundukan seluruh Eropa sebelum akhirnya dikalahkan oleh pasukan AS, hingga akhirnya Italia malah berbalik mendukung blok sekutu dan mengkhianati Jerman. Benito hancur minah. Dia morat- marit mencari perlindungan kepada negara sahabatnya yang zalim. Di negara sendiri dia tidak aman lagi. Bahkan dia dikasahkan para alhi sejarah internasional konon jadi buronan dan menjadi pesakitan. Hingga akhir hayatnya Benito menjadi momok menjijikkan di mata rakyatnya.

6. Slobodan Milosevic dari Yugoslavia :

Tampangnya OK…. tapi kelakuannya tuh gak karuan. Diktator kejam asal Serbia ini telah membantai jutaan umat Muslim Kosovo, termasuk anak- anak yang tak berdosa. Miris memang, entah darah apa yang mengalir dalam dirinya. Dia juga sempat membumi hanguskan Bosnia Herzegovina dan membuat beberapa kejahatan internasional. Lantas dunia internasional berang. Dia ditangkap dan dihukum mati oleh pengadilan internasional. Begitu dia tewas “neraka” rakyat gembira dan internasional pun happy. Kezaliman Slobodan ini jadi catatan kelam bagi rakyat Yugoslavia, dan masuk dalam lembaran buku Dewan HAM Internasional.

7. Moammar Qadhafi dati Libya :

Pemimpin Libya ini juga supr sadis. Namun ada uiknya yakni dia seorang tentara berpangkat Kolonel, tapi kekuasannya melebihi seorang presiden. Rakyat tak mampu berkata. Ada yang nyanyi, peluru tajam hadiahnya dan masuk liang kubur. Dia lahir 1942 di daerah Sirte. Sebelum di gulingkan karena kekejamannya, dia sempat pemimpin Libya melalui kudeta berdarah tahun 1969. Memerintah Libya sebagai diktator di masa cukup lama. Pemimpin yang menolak disebut presiden menasbihkan pangkat kolonel sebagai pangkat tertinggi di angkatan bersenjata Libya . Qadhafi akhirnya tewas di tangan pemberontak Libya semasa pergolakan , puncak dari kekesalan rakyat Libya terhadap tirani si kolonel tengik.

8. Josef Stalin dari Uni Sovyet :

Ini juga tamaknya sosok humanis tapi kelakuan bagai drakula. Pakar komunis Uni Soviet ini sukses membinasakan jutaan orang tidak berdosa demi penyatuan menjadi sebuah negara komunis super power bernama USSR. Tapi Tuhan tak meridonya. Nyawanya dicabut duluan. Sirna cita-citanya untuk membuat dunia menjadi komunis. Dia “masuk neraka” USSR bubar di akhir 1990, dan kemudian warisan USSR nya kini menjadi Rusia sekarang yang dipimpin oleh Presiden Vladimir Putin. Dans sejatinya sebagai ilmuwan, Josef harus membina rakyat supaya maju dan makmur, bukan membinasakan. Ingat kawan, hukum karma itu berlaku, mungkin anak – cucumu bisa- bisa segera menyusulmu ke neraka!

9. POL POT dari Kamboja :

Pria murah senyum ini juga jangan dikira orang baik. Di balik senyum manisnya terdapat sifat sangat jahat. Buktinya bahwa Rezim Khymer Merah pimpinan Pol Pot ini bertanggung jawab terhadap pembunuhan lebih dari 1,5 juta rakyat Kamboja pada masa kejayaannya sejak tahun 1975-1979. Dengan dalih pemurnian bangsa Kamboja dengan istilah “year zero” si Pol Pot memberangus semua hal yang berbau kapitalis ke barat- baratan, menutup total pengaruh asing dan memaksakan paham Maois secara total di negaranya. Bahwa sebagian penduduk yang galau dibawah ancaman ramai- ramai kabur dalam episode “killing field”. Rakyatnya melarikan diri dan mengungsi ke sejumlah negara Asia Tenggara termasuk Indonesia. Pol Pot sendiri akhirnya tewas karena sakit di persembunyian saat Kamboja dibebaskan dari pengaruh Khymer Merah.

10. Kaisar Hirohito dari JEPANG :

Bagi sebagian orang bilang, Kaisar Hirohito adalah sang aktor intelektual Jepang dalam PD II. Namun justru karena ulahnya sendiri, Jepang harus rela kehilangan dua kotanya, Hiroshima dan Nagasaki. Kedua kota itu luluh lantah di bom atom oleh sekutu AS. Akhirnya dia menyerah hanya beberapa hari sebelum Indonesia merdeka. Nah semua diktator di atas bisa menjadi pelajaran sejarah berharga bagi kita semua agar tidak mengikuti tindakannya yang jauh dari unsur kemanusiaan, kepatutan, kebersamaan dan hidup damai berdampingan untuk saling mengasihi di dunia fana ini.

Berikut ini cikal – bakal pimpinan tirani menjadi perhatian dunia sekarang :

1. Aung San Suu Kyi dari Myanmar :

“Gila”. Kepala para Muslim Rohingya dipenggal hingga tewas, seperti cara komunis. Alangkah kejinya oknum – oknum rezim pemimpin Myanmar ini! “Biadab sekali. Sejatinya petinggi rezim Myanmar diadukan ke pengadilan internasional. Ini kejahatan manusia yang sangat luar biasa. Selain menyiksa atau genosida dan membakar mereka hidup- hidup seperti berita internasional, mereka juga penggal kepala etnis Rohingya. Ini tidak ada lagi HAM dan yang dialami Rohingya ini melebihi kekejaman di Bosnia and Herzegovina – Sarajevo beberapa puluh tahun lalu,” ujar Anto Hardiyanto, seorang pemerhati masalah hukum internasional di Jakarta, Senin (4/9/2017). Saya juga menyayangkan Aung San Suu Kyi, yang tampak sangat passif dalam kasus ini. Padahal dulu dia saat menjadi korban politik, minta bantuan kemana- mana. Memalukan, maka sebaiknya hadiah Nobel yang diterimanya harus ditarik lagi. Itu lebih adil,” pungkasnya.

2. Bashar al-Assad kini Presiden Suriah :

Getty Images

Presiden Suriah Bashar al-Assad mengakui “100% pabrik” serangan senjata kimia oleh pasukannya kepada rakyatnya. Dalam sebuah video wawancara eksklusif dengan Agence France-Presse, ia mengatakan “tidak ada perintah untuk membuat setiap serangan”. Lebih dari 80 orang tewas di kota dikuasai pemberontak Khan Sheikhoun 4 April, dan ratusan menderita gejala saraf. Saksi mata mengatakan mereka melihat pesawat tempur menyerang kota itu, tetapi Rusia mengatakan depot kimia yang amunisi pemberontak itu sudah dihancurkan. Presiden Assad kepada AFP, mengatakan pemerintah Suriah telah menyerahkan senjata kimia pada 2013. “Bahkan jika kita memiliki, kami tidak akan menggunakannya,” kilahnya lagi. Menurut AS, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan inspektur senjata kimia memiliki bukti bahwa Presiden ini pakai kimia untuk memunuh rakyatnya, bahkan WHO mengaki klaim Rusia dan Suriah cuma cipoa doang.

“Yang jelas siapapun pemimpinnya…… sayangilah rakyat. Bahwa karma berlaku, Anda para pemimpin akan menerima imbalan yang lebih parah dari apa yang Anda perbuat kepada rakyat. Tuhan itu maha adil!”

 (berbagai sumber/linda)

Komentar

Komentar