Home Breaking News ‘Nasi Sudah Jadi Bubur’ Kemenag Buat Aplikasi Sipatuh!

‘Nasi Sudah Jadi Bubur’ Kemenag Buat Aplikasi Sipatuh!

91
Ketika Ummat Muslim dunia melaksanakan Rukun Islam Kelima di Tanah Suci Mekah.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- ‘Nasi sudah jadi bubur’. ‘Kementerian Agama baru saja bangun dari tidurnya’. Kenapa tidak? Puluhan ribu calon jamaah umrah korban penipuan, seperti oleh First Travel dll akibat kealpaan lembaga ini. Triliunan rupiah uang jamaah masuk kantong penipu. Itu baru sadarkan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin sehingga membuat sistemnya untuk antisipasi penipuan. Aplikasi online bernama Sipatuh atau Sistem Informasi Pengawasan Terpadu Umrah dan Haji. Nah pertanyaanya selama ini Anda kemana Pak Lukman?

‘Kami sedang membangun regulasinya. Hampir menyelesaikan aplikasi berbasis elektronik yang bernama Sipatuh, Sistem Informasi Pengawasan Terpadu Umrah dan Haji’, kata Lukman di Jakarta, Rabu (3/12/2017).

Seperti diketahui, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar mengevaluasi Menteri Agama (Menag) atas ketidakmampuannya menangani permasalahan yang dihadapi ribuan calon jemaah umroh tidak/belum diberangkatkan biro umroh dan sulit untuk menarik dananya kembali.

‘Ini merupakan kegagalan Menteri Agama dalam mengawasi kinerja anak buahnya (Dirjen Haji dan Umroh), plus kegagalan Menteri Agama mengawasi biro umroh’, ungkap Ketua Pengurus Harian, Tulus Abadi melalui siaran tertulis kepada citraindonesia.com, di Jakarta, Jumat (14/7/2017).

Menag memastikan Sipatuh dibangun guna mencegah penipuan terhadap jamaah umrah sehingga kasus seperti dilakukan biro perjalanan umrah tak terulang lagi. Dan artinya dengan aplikasi Sipatuh, petugas dapat memantau pergerakan haji umrah dan travelnya secara online.

(Sipatuh) secara online. Semuanya nanti termonitor setiap biro travel, dia memberangkatkan jamaahnya berapa, kembalinya juga harus sama, pelayanannya di sana, di hotel apa, maskapai penerbangannya apa’, tambah Menag.

kader PPP ini berharap Sipatuh bisa membantu memoniter konerja Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). (ling)

 

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar