Home Breaking News Nasehat Mentan Kepada 3500 Mahasiswa Telkom University

Nasehat Mentan Kepada 3500 Mahasiswa Telkom University

209
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (baju putih paling kanan), didampingi Rektor Telkom University, Mochamad Ashari, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Anton Charliyan, dan jajaran Direktur Telkom University, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Propinsi Jawa Barat. (Ning) apit para mitranya serta Kapokda Jabar , ning-709

BANDUNG, CITRAINDONESIA.COM- Di tengah kesibukannya, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, mesih bisa menyempatkan diri untuk berbagi ilmu dan pengalamannya pada kuliah umum bagi 3.500 mahasiswa baru Telkom University di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

“Yang menentukan Anda menjadi orang sukses- mulai hari ini, sebelum keluar dari ruangan ini. Anda sudah harus menetapkan tujuan. Orang besar harus bermimpi besar,” tegas Amran Sulaiman di Bandung, Selasa (8/8/2017), membakar semangat generasi muda tersebut.

Heroik memang. Mentan menasihatkan agar para mahasiswa yang tinggal di asrama, terpisah dari orang tua, tetap bersemangat. Mereka adalah insan-insan yang berani hidup miskin, menderita dan berani ditekan.

Mentan pun mengakui pernah mengalami kondisi serupa, saat dirinya menjadi mahasiswa. Tinggal terpisah dan jauh dari kedua orang tua, dengan uang kiriman yang terbatas, membuat dirinya berusaha untuk selalu “survive”. Hal tersebut turut berkontribusi membentuknya menjadi pribadi yang baik dan jadi pejuang tangguh yang pada akhirnya mengantarkannya menjadi Menteri Pertanian RI Kabinet Kerja Jokowi-JK saat ini.

Karenanya, menteri berdarah Bugis ini memberikan semangat pada para mahasiswa agar mempersiapkan diri sedini mungkin, untuk bisa meraih apapun yang diinginkan.

“Untuk bisa meraih IPK 4, misalnya, mereka harus belajar dengan giat, jangan belajar di bawah 10 jam. Untuk meraih impian sebagai pengusaha, Mentan menekankan agar jangan suka meminta, menunggu, dan mengeluh. Tetapi mulailah kerja, kerja dan kerja,” tambahnya.

Pada sesi tanya jawab dengan mahasiswa, Mentan menerangkan bahwa pangan merupakan komoditas strategis. Jika ketahanan pangan suatu negara rapuh, maka rapuh pula ketahanan negara tersebut. Untuk itu, pemerintah selalu berupaya keras mencapai swasembada pangan.

“Dalam hal menjaga stabilitas harga dan tata niaga pangan, Kementan bersinergi dengan instansi/lembaga terkait, membentuk Satgas Pangan, yang salah satu tugasnya adalah membasmi mafia pangan. Untuk itu Mentan menegaskan bahwa jangan sampai ada egoisme sektoral,” terang Amran.

Di akhir kuliah umum, kembali Mentan menyemangati para mahasiswa itu agar mereka harus berhasil menjadi pemimpin masa depan.

Selanjutnya, Mentan bertukar cendera mata dengan Rektor Telkom University, Mochamad Ashari, disaksikan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Anton Charliyan, jajaran Direktur Telkom University, serta perwakilan dari Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Propinsi Jawa Barat. (Ning)

Komentar

Komentar