Home KESRA Pendidikan Nasa Wahana Juno Foto Amukan Badai Raksasa Usia 350 Tahun di Jupiter

Nasa Wahana Juno Foto Amukan Badai Raksasa Usia 350 Tahun di Jupiter

218
Nasa Foto Bintik Merah Raksasa di Jupiter.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Wahana Juno dalam misinya menunjukkan lapotar terbarunya dengan dengan sejumlah foto Great Red Spot yang berhasil ditangkap dengan jarak dekat.

“Pada dasarnya Great Red Spot badai terbesar di seluruh sistem tata surya,” kata Scott Bolton, pemimpin program Juno kepada NPR, seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Foto tersebut menampilkan permukaan badai berwarna merah kecoklatan secara penuh untuk pertama kalinya. Gambar ini berhasil ditransmisikan oleh wahana Juno ke pusat pengamatan NASA. Kini gambar tersebut telah dibuka oleh NASA ke publik.

Juno telah diberangkatkan menuju Jupiter hingga jarak 3.540 kilometer di atas planet terbesar di tata surya itu pada Senin (10/7) lalu.

Untuk melaksanakan misi itu, pihak NASA mengaktifkan semua sensor yang ada di Juno seperti kamera dan microwave radiometer. Sensor terakhir dipakai untuk mengamati badai dan atfosmer planet.

“Salah satu tujuan ini adalah mendapatkan sejumlah gambar spektakuler dari jarak dekat,” ujar Dr. Jared Espley, ilmuwan dalam program Juno.

Menurut Espley, hasil tangkapan JunoCam yang yang ada saat ini sangat indah hingga menyerupai karya seni. Selain itu gambar yang ditangkap juga menyediakan pasokan informasi mengenai Red Great Spot.

Kendati demikian, tujuan lain dari misi Juno mendekati Great Red Spot adalah mencari tahu proses pembentukan medan magnet hingga menjadi atmosfer. Hal itu tak kalah penting karena hingga saat ini belum diketahui riwayat pembentukan atmosfer seperti yang ada di Bumi.

Great Red Spot sendiri adalah nama badai raksasa di Jupiter. Badai ini diketahui sudah ada selama 350 tahun dan bergerak dalam kecepatan 640 km/jam. Fenomena alam Jupiter itu bahkan berukuran lebih besar ketimbang Bumi.

Para astronom terdahulu menemukan badai ini di sekitar tahun 1665 hingga 1713. Namun baru sejak 1830, Great Red Spot menjadi objek pengamatan rutin para peneliti antariksa.

Penerbangan Juno mendekati Great Red Spot menjadi untuk menyelidiki mekanisme kerja badai dari dalam. Selain itu, misi Juno kali ini juga yang pertama kali dalam sejarah bahwa sebuah wahana antariksa terbang langsung menuju Great Red Spot.

Penerbangan Juno akan ikut dinikmati oleh para astronom di Bumi, baik akademisi maupun amatir. Selama misi berlangsung, Juno tak akan bisa mengirim transmisi ke Bumi. Wahana itu diperkirakan baru bisa mengirim foto Great Red Spot ke tangan para peneliti pada akhir pekan nanti. (*)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar