Home Breaking News MTF Jadi Ajang Tingkatkan Jumlah Wisman Jatim

MTF Jadi Ajang Tingkatkan Jumlah Wisman Jatim

129
Deputi Bidang Pemasaran Nusantara, Esthy Reko Astuti (baju putih) dan Kadispar Jatim (kiri), saat pertemuan, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (6/4/2017). Foto: Isr/CITRAINDONESIA.COM.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung kegiatan Majapahit Travel Fair (MTF) 2017 yang digelar di Grand City Confex Surabaya pada 13-16 April 2017 sebagai upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Jawa Timur.

“Kami mendukung kegiatan ini untuk menjual paket wisata,” ungkap Deputi Bidang Pemasaran Nusantara, Esthy Reko Astuti, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (6/4/2017).

Dirinya pun mengapresiasi kegiatan ini yang telah memasuki tahun ke-18. Dimana setiap tahunnya menghasilkan kenaikkan total transaksi yang signifikan. “Ini menandakan paket-paket wisata yang ditawarkan para saller kita menarik dan banyak dinikmati para buyers sehingga meningkatkan inbound ke Indonesia,” lanjutnya.

Ia megungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi dari target kunjungan wisatawan yang ditetapkan sebanyak 15 juta wisatawan mancanegara dan 256 pergerakan wisatawan nusantara di tahun ini.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur, H. Jarianto mengungkapkan bahwa kegiatan ini dapat menunjang peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Jawa Timur.

“Tugas kami menjual Jawa Timur ke luar. Ada 120 buyers dari 23 negara mereka adalah tour operator. Tujuan kami agar mereka bisa memberitahu wisatawan untuk datang ke Indonesia, itu adalah kegiatan yang paling efektif,” bebernya.

Pada penyelenggaraan kegiatan yang ke- 18 ini pihaknya meng highlight Sumenep sebagai destinasi yang ditawarkan. “Tema kali ini Sumenep sehingga apa yang ada di sumenep yang kami tawarkan ke 120 buyer dari 23 negara,” ungkapnya.

Dia menjelaskan bahwa nantinya para buyers tersebut akan diajak untuk melakukan famtrip ke beberapa destinasi seperti Pulau Giliyang yang merupakan pulau yang menempati peringkat kedua sebagai pulau dengan kadar oksigen terbaik di dunia. Kemudian ada Pantau Lombang, tak hanya ke Sumenep pihaknya pun melakukan famtrip hingga ke daerah Bromo.

Pihaknya pun menargetkan transaksi selama penyelenggaraan kegiatan ini dapat naik sebesar 2,5% dari tahun lalu. “Tahun lalu Rp54 Miliar, tahun ini ditargetkan sebesar Rp56 Miliar atau naik 2,5% mudah-mudahan bisa Rp60 Miliar ini luar biasa” tukasnya. (Isr)

Komentar

Komentar