Home Breaking News Mitos Atau Fakta, Makan Telur Bikin Alergi?

Mitos Atau Fakta, Makan Telur Bikin Alergi?

151
Pedagang telur ayam ras melayani pelanggan. (Foto: Pemi/Citraindonesia)

JAKARTA, CITRANDONESIA.COM- Telur merupakan salah satu makanan kaya protein dan omega tiga yang mudah didapat. Namun hati-hati, pada beberapa orang –termasuk Si Kecil, telur bisa menjadi pencetus hadirnya alergi.

Dr Resthie Rachmanta Putri. M.Epid melalui klikdokter mengatakan, ada hal yang perlu untuk diperhatikan, khususnya pada balita. Sebab tak semua bagian telur menimbulkan gejala alergi. Dalam beberapa kasus alergi telur, ada anak-anak yang mengalami alergi pada putih telur.

Tak berbeda jauh dengan alergi makanan lainnya, gejala yang dapat timbul akibat alergi telur antara lain:

– Gejala di kulit berupa kulit merah dan gatal, bentol-bentol, bibir bengkak;
– Gejala di saluran pencernaan berupa kram perut, diare, mual, atau muntah-muntah; dan
– Gejala di saluran napas seperti pilek, mata berair dan gatal, bersin-bersin, batuk, sesak napas.

Bila Si Kecil mengalami hal demikian, penanganan yang paling tepat adalah dengan menghindari konsumsi telur dan makanan yang mengandung telur. Hal ini terlihat mudah, namun sebenarnya cukup sulit dilakukan mengingat banyak makanan yang dijual diolah menggunakan telur.

Penting bagi para orang tua untuk selalu memerhatikan komposisi makanan yang hendak diberikan pada Si Kecil. Jika hendak memberikan makanan kemasan, perhatikan label makanan baik-baik.

Bila pada label makanan tercantum albumin, ovalbumin, ovoglobulin, ovomucin, ovomucoid, ovotransferrin, atau ovovitella, sebaiknya dihindari saja. Sebab zat-zat tersebut merupakan zat dalam telur.

Berita baiknya, sebagian kasus alergi telur yang dialami oleh balita akan menghilang secara perlahan setelah Si Kecil menginjak usia 5 tahun. Namun untuk memastikan apakah alergi telur sudah menghilang, orangtua perlu berkonsultasi dahulu dengan dokter.

Ya, bagi sebagian orang –khususnya balita, makan telur memang bisa mencetuskan alergi. Orangtua harus waspada terhadap gejala alergi telur pada buah hatinya. (*)

Komentar

Komentar