Home Breaking News Menteri ESDM Minta Standar Keselamatan Kerja Setara Internasional

Menteri ESDM Minta Standar Keselamatan Kerja Setara Internasional

306
Menteri ESDM Ignasius Jonan, saat acara Penyerahan Penghargaan Prestasi Pengelolaan Keselamatan Pertambangan dan Lingkungan Pertambangan Mineral dan Batubara 2016. (Foto: Kemen ESDM)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyatakan keinginannnya agar di industri migas dan minerba dibuat standar keselamatan tinggi yang berstandar internasional.

“Tentang keselamatan kerja, kalau menurut saya, berdasarkan pengamatan saya di industri hulu migas dan pertambangan, tampaknya itu begini, kalau yang mengelola itu adalah perusahaan multinasional itu tingkat keselamatannya tinggi, karena terbukti dari tingkat kecelakaannya yang sangat rendah yang hampir nol. Nah saya sudah minta kepada Pak Dirjen minerba dan kepada temen-temen di Direktorat Jenderal Minerba harus dibuat standar yang sama tentang tingkat keselamatan kerja,” ujar Jonan, seperti dikutip dari laman Kementerian ESDM, di Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Menurut Menteri ESDM Ignasius Jonan, jika standar keselamatan makin baik, maka tingkat produktifitas perusahaan juga akan makin tinggi.

“Jadi saya minta sekali lagi untuk membuat standar tingkat keselamatan yang sama dengan internasional. Orang bilang ini costnya makin tinggi mungkin dalam jangka pendek iya tapi dalam jangka panjang saya yakin tidak,” ujarnya.

Selain masalah standar keselamatan, Menteri Jonan juga meminta dengan sangat semua kegiatan ekstraksi sumber daya alam apapun bentuknya terutama pemegang KK, IUP atau IUPK harus dapat bekerjasama dengan baik atau mengajak lingkungan disekitarnya itu untuk menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari operasi perusahaan.

“Kalau bentuknya itu CSR menurut saya seh sudah kuno ya. CSR itukan kaya sedekah, tapi namanya aga beda ini samasekali tidak akan pernah jalan, kalau zaman berubah terus, masyarakat juga semakin modern apalagi platform negara juga sudah demokratis, ini pasti akan timbul banyak masalah kalau tidak mengajak masyarakat sekitarnya itu menjadi bagian daripada kegiatan atau operasi perusahaan,” lanjutnya.

“Jadi ini saya minta dengan sangat, daripada nanti saya bikinkan peraturan yang saya kenakan sangsi lebih pusing nanti. Jadi tolong dibikin upaya jangan sampai ada masyarakat sekitar itu yang mengirimkan surat kepada saya untuk protes, karena itu biasanya sampai juga kepada Bapak Presiden dan Bapak Presiden sangat concern mengenai hal ini,” tegasnya. (pemi)

Komentar

Komentar