Home Breaking News Mentan Amran Mengaku Sedih Harga Gabah Petani Dibawah HPP

Mentan Amran Mengaku Sedih Harga Gabah Petani Dibawah HPP

188
Mentan Andi Amran Sulaiman, pasca mengikuti panen raya di Desa Megulung Kulon, Kecamatan Pituluh, Purworejo, Jawa Tengah, Kamis (9/3/2017).

PURWOREJO, CITRAINDONESIA.COM- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, mengaku sedih karena harga gabah petani hanya Rp3.200/kg atau dibawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang dipatok Rp3.700/kg.

“Saya sedih mendengar harga Rp3.200, saya harap 3 hari kemudian tidak ada lagi harga Rp3.200, semua harus menjadi Rp3.700. Bulog dan Babinsa harus bersama-sama mengawal ini, memastikan gabah yang dibeli dari petani minimal sesuai HPP,” ujar Mentan‬ Amran pasca mengikuti panen raya di Desa Megulung Kulon, Kecamatan Pituluh, Purworejo, Jawa Tengah, Kamis (9/3/2017).

Dalam 4 hari terakhir ini, Mentan melanjutkan misi Serap Gabah (Sergab) dengan berkeliling ke wilayah Jawa Tengah hingga ke Jawa timur untuk memastikan harga gabah terkendali di masa panen bulan ini.

Mengawali kunjungannya di jawa Tengah, lokasi yang dituju Mentan Amran Kabupaten Purworejo. Di sini, Mentan Amran mendapati harga gabah Rp3.000-Rp3.200/kg atau masih di bawah HPP.

Mentan Amran menyampaikan, sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), seluruh gabah hasil panen petani harus diserap oleh Bulog sesuai dengan harga HPP dengan kadar air 25%. Sebagai orang yang ditunjuk langsung memimpin tim penyerapan gabah, Mentan Amran langsung turun ke lapangan memberikan solusi kepada petani dan memastikan gabah terbeli.

‪”Saat ini perhatian Presiden kepada petani luar biasa. Begitu mendengar harga turun langsung perintahkan kami turun langsung ke lapangan melihat kondisi dan memberikan solusi kepada petani. Bulog juga turut IKut untuk membeli langsung gabah petani yang harganya di bawah HPP,” ujar Mentan .

Seperti yang terjadi saat menghadiri panen raya di Purworejo, Saat Mentan Amran mendapatkan informasi langsung dari petani, penyuluh pertanian, dan Babinsa, harga jual gabah masih banyak di bawah HPP, ‪Mentan Amran langsung mengisntruksikan kepada Kasubdivre Bulog bersinergi dengan Kepala Desa, Camat, Babinsa, dan PPL, serta Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) bergerak bersama membantu menyerap gabah petani dengan harga sesuai HPP.

“Semua harus bersinergi. Tolong para pemuda tani, camat, Babinsa membantu Bulog mendapatkan gabah petani. Kita banjiri dulu gudang Bulog, target tiga bulan gudang Bulog harus sudah terisi penuh dengan harga yang tidak merugikan petani,” tegasnya
‪ ‬
‪Dalam kesempatan ini, Mentan Amran juga memberikan bantuan tambahan berupa hand tractor, traktor roda 4, rice transplanter dan combine harvester kepada kelompok petani di Desa Menggulung kulon.

Khusus untuk combine garvester, Mentan Amran mendelegasikan tugas kepada Gempita untuk mengoperasionalkan bantuan alat pertanian tersebut agar mereka dapat belajar berwirausaha secara mandiri.‬

“Kami anggarkan khusus untuk para pemuda ini triliunan, agar mereka dapat hidup mandiri dan tidak perlu datang ke kota untuk menjadi tukang batu atau menjadi pengangguran, yang kalau gagal ujung-ujungnya menjadi begal,” tutup Amran. (Ning)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar