Home EKUIN Energy Menhub Jamin Harga BBM, Elpiji, Dan Listrik Stabil

Menhub Jamin Harga BBM, Elpiji, Dan Listrik Stabil

181
Menteri ESDM menjawab pertanyaan wartawan usai ikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Kamis kemarin (22/6/2017). (Foto: Setkba)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menjamin harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas elpiji tidak naik sampai 3 bulan ke depan, sedangkan tariF listrik tidak akan naik mulai 1 Juli – 31 Desember 2017.

“Sikap pemerintah ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor termasuk faktor pertimbangan ekonomis, akan ada tren penurunan harga minyak mentah dunia,” ungkap Jonan, di Jakarta, Kamis (22/6/2017).

Lanjut Jonan, seperti tadi pagi, Nymex bisa mencapai 42 dolar. Minggu lalu Nymex itu masih 45-46 dolar. Karena itu, kalau Brent, tadi pagi 44, minggu lagi juga kira-kira masih 47 dolar atau 48.

“Jadi dengan pertimbangan itu pemerintah memutuskan untuk tidak ada kenaikan harga BBM, khususnya premium Ron 88 serta solar 48 atau biosolar, itu mulai 1 Juli 2017 sampai 30 September 2017, jadi 3 bulan ke depan itu tidak ada kenaikan harga BBM sama sekali,” tegasnya.

Hal yang sama, menurut Menteri ESDM Ignasius Jonan, juga berlaku untuk harga elpiji yang 3 kilo, yang disubsidi pemerintah. Ia memastikan tidak ada kenaikan harga eceran elpiji.

“Yang 3 kilo tetap Rp13.500, per tabung 3 kilo, itu berlaku juga 1 Juli 2017 sampai 30 September 2017,” jelasnya.

Untuk tarif tenaga listrik atau TPL, lanjut Jonan, pemerintah sudah menetapkan tidak ada kenaikan atau penyesuaian tarif untuk golongan manapun juga. Bahkan diharapkan bisa turun tarif listriknya.

Tapi intinya, jelas Jonan, tarif listrik tidak ada kenaikan tarif tenaga listrik itu mulai 1 Juli 2017 sampai 31 Desember 2017.

“Jadi kalau listrik panjang sampai akhir tahun tidak ada penyesuaian tarif sama sekali itu saja,” pungkasnya. (*)

Komentar

Komentar