Home Breaking News Mendag Tindak Lanjuti Rencana Imbal Dagang Ke Rusia

Mendag Tindak Lanjuti Rencana Imbal Dagang Ke Rusia

168
Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita menggelar Konferensi Pers Misi Dagang ke Afrika Selatan dan Nigeria yang berlangsung di Kantor Kementerian Perdagangan, Senin (31/7/2017). (Foto : Kemendag)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menindaklanjuti rencana imbal dagang dengan perusahaan Rusia, Rostec, yang ingin melakukan barter pesawat Sukhoi SU-35 dengan karet Indonesia, pada 3-5 Agustus 2017 mendatang.

“Rencana imbal dagang ini sudah hampir final. Namun kami masih menawarkan produk Indonesia lainnya untuk diekspor ke Rusia selain karet yang mereka minta,” jelas Mendag Enggar melalui siaran pers kepada citraindonesia.com, di Jakarta, Kamis (3/8/2017).

Mendag juga berharap dapat mempercepat terbentuknya Indonesia-Russia Preferential Trade Agreement (PTA) dan Indonesia-Eurasia FTA agar dapat mendorong perdagangan yang seimbang dengan Rusia dan negara-negara di kawasan Eurasia.

Negara yang dipimpin oleh Presiden Vladimir Putin ini berperan penting dalam hubungan dagang Indonesia. Rusia menjadi pintu gerbang produk Indonesia ke zona Uni Ekonomi Eurasia, yang terdiri dari Rusia, Belarus, Kazakhstan, Armenia, dan Kyrgyzstan. Rusia juga merupakan pasar nontradisional terbesar untuk produk dan jasa layanan Indonesia di Eropa Tengah dan Timur.

Tahun lalu, perdagangan antara Indonesia dan Rusia mencapai USD 2,11 miliar, dengan Indonesia menikmati surplus sebesar USD 411 juta. Nilai perdagangan tersebut mengalami kenaikan yang signifikan bila dibandingkan dengan nilai pada 2015 sebesar USD 1,9 miliar. Ekspor nonmigas Indonesia ke Rusia tumbuh sebesar 8,5% dalam lima tahun terakhir dengan nilai ekspor pada tahun 2016 sebesar USD 1,3 miliar.

Pada periode Januari-Mei 2017, total perdagangan Indonesia-Rusia juga mengalami peningkatan sebesar 54,43% bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu dengan nilai perdagangan sebesar USD 1,12 miliar.

Indonesia surplus USD 77,45 juta dengan nilai ekspor sebesar USD 599,97 juta dan nilai ekspor sebesar USD 522,52 juta. Produk ekspor utama Indonesia ke Rusia antara lain kelapa sawit dan turunannya, kopi, karet, minyak kelapa, dan coklat. (pemi)

Komentar

Komentar