Home Breaking News Menag Tentang Pendapat Muslim Haram Ucapkan Selamat Natal

Menag Tentang Pendapat Muslim Haram Ucapkan Selamat Natal

77
Menteri Agama, Lukman Hakim Saefuddin saat didorstop jurnalis. Foto Adam, citraindonesia.com

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Tentang Islam haram mengucapkan Selamat Natal kepada pihak laim beragama Kristiani, kembali mengemuka. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta masrayakat menghargai perbedaan pendapat itu.

‘Kita memahami masyarakat beragama dan kalangan umat Islam terjadi keragaman pendapat menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada saudaranya umat Kristiani’, katanya usai meluncurkan Alquran dengan terjemahan berbahasa daerah di Jakarta, Rabu (20/12/2017).

Bagi umat Islam, mengharamkan ucapan Selamat Natal kepada yang beragama Kristiani itu bentuk pengakuan terhadap kelahiran Yesus Kristus.

‘Yang dalam aqidah dan keyakinan umat Islam. Bukan Tuhan, sebagai yang diyakini umat Kristiani, sehingga mereka (umat Muslim) mengharamkan’, jelasnya.

Namun, lanjutnya umat Islam yang berpandangan mengucapkan Selamat Natal kepada umat Nasrani tidak haram, diperbolehkan karena merupakan ucapan selamat atas kelahiran Nabi Isa AS.

“Jadi yang dipersepsikan peringatan Natal itu Nabi Isa AS. Jangankan terhadap Nabi, terhadap orang tua, anak kita dan saudara kita, setiap tahun merayakan hari ulang tahunnya. Apalagi terhadap seorang Nabi yang itu adalah Nabi Isa. Tentu tidak hanya semata boleh, tapi dianjurkan,” kata dia.

Intinya, kata dia, perbedaan pandangan mengenai hukum menyampaikan ucapan Natal itu terjadi karena persepsi dan interpretasi terhadap makna Natal yang tidak sama.

Karenaya dia meminta pihak-pihak yang berbeda pandangan itu tidak saling menyalahkan, tapi saling menghormati. (Ant/ling)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar