Home Breaking News Megawati Pimpin Konsolidasi Terkait Pilkada Jatim 2018

Megawati Pimpin Konsolidasi Terkait Pilkada Jatim 2018

163
Megawati Soekarno Putri, Presiden RI ke-5 membrrikan pembekalan kepada 437 Calon Perwira Remaja TNI di Aula Gatot Subroto Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (21/7/2017).

SURABAYA, CITRAINDONESOA.COM- Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dijadwalkan memimpin konsolidasi pengurus cabang maupun daerah menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2018.

“Bu Mega akan memimpin langsung konsolidasi di Jatim pada 10 September mendatang,” ujar Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristianto kepada Antara di sela tasyakuran HUT Ke-72 RI sekaligus memperingati Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah di kawasan Bulak Banteng Surabaya, Jumat (1/9/2017).

Pada konsolidasi tersebut, kata dia, Megawati juga akan mendengarkan masukan dari struktural partai melengkapi misi Wakil Sekjen DPP PDIP Ahmad Basarah yang ditugaskan khusus meminta masukan kepada kiai sepuh NU di Jatim.

Tak itu saja, pada kesempatan yang sama nantinya juga dilakukan peresmian kantor DPC PDIP Kabupaten Malang.

“Tentu akan ada keputusan terbaik dan Bu Megawati yang memiliki keputusan terkait siapa yang diusung pada Pilkada Jatim,” ucap anggota DPR RI periode 2004-2009 tersebut.

Sementara itu, terkait perkembangan Pilkada Jatim, Sekjen PDIP juga memberikan apresiasi kepada kandidat-kandidat yang telah mendaftar di tingkat DPD karena akan menjadi perhatian penting dari pengurus pusat.

“Tapi sekali lagi, Bu Mega nanti yang akan memutuskan dan memberikan rekomendasinya. Diharapkan bulan ini keputusannya,” kata Hasto.

Pada proses pendaftaran di tingkat DPD, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf menjadi satu-satunya nama yang mendaftar sebagai bakal cagub, sedangkan di posisi bakal calon wagub yaitu Kusnadi, Budi Sulistyono, Abdullah Azwar Anas, serta Suhandoyo.

Ditemui di tempat sama, Bacagub Jatim Saifullah Yusuf mengaku menyerahkan sepenuhnya keputusan rekomendasi kepada prosedur partai dan ketua umum Megawati Soekarnoputri.

“Saya menunggu dan siap menerima apapun keputusan partai. Pendaftaran ke PDIP dan partai lainnya adalah bentuk penghormatan kepada mekanisme internal partai tersebut,” kata Gus Ipul, sapaan akrabnya. (*)

Komentar

Komentar