Home SPORT Balap Marc Marquez Sedih Mengenang Tabrakan di Sepang

Marc Marquez Sedih Mengenang Tabrakan di Sepang

199
Marc Marquez jatuh terlempar jauh setelah bertabrakan di sirkuit MotoGP Sepang, Malaysia.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Marc Marquez, curhat usai bertabrakan yang kemudian jatuh pada putaran ke-11 di arena balapan sirkuit Sepang, Malaysia, kemarin. Akibat jatuh itu, selain badan pada sakit, hasilnya juga mengecewakan. Finish di urutan kesebelas.

“Gue kehilangan kesempatan meraih kemenangan, mau mengundurkan diri malu. Sedih, dan paksa deh diterusin dan finis posisi kesebelas,” imbuhnya curhat kepada awak media sehari setelah pertarungan itu. Sekedar tahu Dani Pedrosa akhirnya finis terdepan.

Finis kesebelas itu bukan tradisi Marc Marquez. Dia paling lat finis ketiga atau keempat. Tapi apa boleh buat, naas telah menghampirinya. Belajar dari kejadiaan di Grand Prix Malaysia, sebagai juara dunia dia janji tampil lebih waspada di kemudian hari.

“Ini kali kedua saya kecelakaan, saya menggelinding seperti bola di tengah arena. Badan sakit- sakit. Ini pelajaran berjarga saya,” tambahnya.

Sirkuit Internasional Sepang saat pertarungan benar-benar basah, curah hujan intens beberapa menit sebelum pertandingan dimulai.

Marquez sempat mantap di jalurnya. Dia berhasil melepaskan diri dari kelompok utama terdiri dari enam pembalap.

Namun, ia jatuh setelah putaran ke-11 di tengah arena balapan, dan setelah bergabung kembali, harus berjuang kembali untuk menyelesaikan kesebelas.

“Ini hari yang sulit bagi saya, apes. Di pagi hari cuaca sudah tidak stabil dan balapan basah,” keluhnya curhat.

Lalu kenapa Anda sampai jatuh? Saya menggunakan rem depan, saya pikir saya bisa selamat. Itu pilihan yang tepat dan tidak ada kaitannya dengan kecelakaan saya,” ungkapnya membuka rahasia teknik pengereman hingga di tergelincir keluar arena.

Pada awal balapan dia tampak cukup nyaman di grup terdepan, mencoba menyelamatkan ban untuk akhir balapan, namun tiba-tiba saya jatuh karena kehilangan di Turn 11.

Semula saya pikir finis terdepan dan naik podium di sini, tapi tidak demikian. Pengalaman ini membantu kita untuk tahun depan dan membantu kami menghargai Kejuaraan Dunia, bahkan lebih,” tukasnya mengenang peristiwa itu. (ling)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar