Home Breaking News Mantap! Polisi China Gunakan Kacamata untuk Mengidentifikasi Tersangka

Mantap! Polisi China Gunakan Kacamata untuk Mengidentifikasi Tersangka

69
Cina telah mengubah wilayah barat laut Xinjiang menjadi percobaan besar dalam pengawasan domestik. WSJ menyelidiki seperti apa kehidupan di tempat di mana setiap gerakan seseorang dapat dipantau dengan teknologi mutakhir. Gambar: DeepGlint

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Penjahat di kota Zhengzhou di China harus berhati-hati saat petugas Polisi China sekarang dilengkapi dengan kacamata berteknologi tinggi James Bond dengan kemampuan untuk mengidentifikasi pelaku dari kejauhan.

Kacamata ini memiliki kemampuan untuk menemukan dan menunjukkan tersangka di seluruh kota termasuk area ramai seperti stasiun Bus dan Kereta Api. Hal ini karena kacamata tersebut memiliki perangkat lunak pengenalan wajah terkini.

People’s Daily melaporkan empat petugas polisi sudah menggunakan teknologi di Stasiun Kereta Zhengzhou Timur.

Sebuah kamera pada kacamata terhubung ke perangkat yang serupa dengan ponsel cerdas saat petugas mengambil foto seseorang yang menarik, dikirim ke perangkat yang kemudian mengarahkan kembali gambar tersebut ke database markas polisi untuk perbandingan dan kemungkinan kecocokan.

Setelah menemukan kecocokan, aplikasi menampilkan semua informasi penting yang dicurigai kepada petugas di tempat termasuk, nama, kebangsaan, jenis kelamin, etnisitas dan alamat saat ini.

Aplikasi ini juga akan menyoroti jika mereka saat ini dalam pelarian atau melarikan diri dari masalah hukum. Informasi berharga lainnya seperti alamat Hotel dan kebiasaan penggunaan internet juga bisa ditampilkan.

Teknologi ini telah terbukti berhasil dengan tujuh tersangka diidentifikasi yang telah dituduh melakukan kejahatan mulai dari kecelakaan kendaraan bermotor hingga perdagangan manusia.

Sebanyak 26 orang lainnya tertangkap menggunakan dokumen identifikasi palsu.

China sedang membangun sistem pengawasan digital di seluruh negeri yang memungkinkan mereka untuk mempertahankan kepentingan pribadi dalam gerakan dan keberadaan 1,4 miliar penduduk mereka, prakarsa kacamata baru ini hanyalah salah satu bagian dari upaya ini.

Industri perbankan telah menyadari potensi teknologi kamera baru ini dan telah menyesuaikannya untuk memungkinkan pelanggan mereka melakukan pembayaran melalui pengenalan wajah, bukan kartu ATM normal di mesin ATM. (*)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar