Home Breaking News KPK Publikasikan Hadiah Dari Raja Salman ke Pejabat Indonesia

KPK Publikasikan Hadiah Dari Raja Salman ke Pejabat Indonesia

6420
KPK Tengah menunjukan salah satu hadiah berupa satu ser aksesoris yang diberikan Raja Salman kepada pejabat Indonesia, di Jakarta, Kamis (16/3/2017).

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Direktorat Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempublikasikan sejumlah pemberian barang berupa hadiah mewah atau cendera mata dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud kepada sejumlah pejabat Indonesia.

“Jadi barang yang sudah dilaporkan dalam kurung waktu tanggal 7 sampai 15 Maret 2017. Ada beberapa barang yang itemnya cukup menarik dan kami apresiasi pelapor ini karena hanya dengan kejujuran dan integritas lah mereka melaporkan gratifikasi,” ujar Direktur Gratifikasi KPK, Giri Supradiono, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (16/3/2017).

Barang-barang tersebut yang berasal dari Pemerintah Raja Salman tersebut dilaporkan oleh 3 penyelenggara negara, 1 dari Kapolri Tito Karnavian dan 1 Gubernur.

Dirinya pun, memberikan apresiasi kepada para penyelenggara Negara yang telah melaporkan pemberian gratifikasi dari pemerintah Arab Saudi.

“Indonesia punya pejabat yang jujur, kemudian mempunyai sistem pencegahan korupsi, pelaporan yang sudah kita ketahui bersama yaitu Pelaporan gratifikasi,” lanjutnya.

D isisi lain, pihaknya pun mengapresiasi Pemerintah Arab Saudi yang ingin membina hubungan baik dalam kunjungan kenegaraan, dan merupakan suatu hal yang wajar memberikan souvernir kepada negara, jadi kadang menjadi budaya dan memang ini tidak bisa ditolak.

Bahwa Indonesia mempunyai undang-undang No. 20 tahun 2001, seusai Junto 31 tahun 1999 pasal 12 D, hadiah diterima penerima negara dan pegawai negeri yang berkaitan dengan tugas dan kewajibannya bisa dikatakan suap.

“Kita akan menganalisa apakah laporan ini memenuhi tersebut. Namun yang bisa kami sampaikan kali ini fakta pelaporan sudah dilakukan dan kami mengimbau pada pihak-pihak yang menerima pelaporan serupa supaya barang-barang relatif mewah. Karena ada resiko pidana di sana walaupun memang sebagai pemberi tidak ada niatan apapun untuk mempengaruhi keputusan,” bebernya.

Ia melanjutkan, namun dari sisi penerima, apabila itu terkait jabatan dan melanggar tugas dan kewajibannya, tidak dilaporkan dalam 30 hari kerja maka akan dianggap suap minimal 4 tahun.

Berikut rincian barang-barang gratifikasi tersebut:

1. Satu buah Pedang berwarna keemasaan (1),
2. Satu buah belati,
3. Satu set aksesoris terdiri dari satu jam rolex sky dweller, satu jam meja rolex desk clock 8235, satu pasang manset emas merk chopard, satu ballpoiny emas merk chopard, satu buah tasbih, dan
4. Satu set aksesoris terdiri dari satu jam tangan mouwad grande ellipse, saty buah cincin emas 18 K bertahta satu buah princess cut diamond dan 16 buah white fiamonds 1.395cts, satu buah pasang manser bertahta emas satu princess cut diamonds 2.130cts dan 32 white diamonds, satu buah ballpoint merk mouwad, satu tasbih berwarna hitam.
(Isr)

Komentar

Komentar