Home NASIONAL KEAMANAN Konferensi Komandan di Kongo

Konferensi Komandan di Kongo

122
Satgas TNI Konga.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- MONUSCO (Mission De L’organisation Des Nations Unies Pour La Stabilization en Republique Demokratique du Congo), gelar Konferensi Komandan.

Rilis Puspen TNI diterima, Rabu (19/10/2011), acara ini dilaksanakan di Conference Room Gana Batalyon Kinshasa, Kongo, Rabu (18/10/2011). Dipimpin oleh Force Commandaer (FC) Letjen Chander Prakhas dari India.

Acara yang berlangsung satu hari penuh tersebut dihadiri oleh seluruh Komandan Kontingen, baik dari Batallion Infanteri maupun Kontingen Zeni dibawah Monusco.

Dari Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-H/Monusco di hadiri Wadansatgas Mayor Czi Bambang Iswandaru dan Pasiops Lettu Czi Dili Eko Setyawan mewakili Dansatgas Letkol Czi Widiyanto yang sedang melaksanakan dinas luar.

Dalam arahannya, Letjen Chander Prakhas memberitahukan tentang perkembangan situasi keamanan dan penyelenggaraan Pemilu di Kongo.

Dijelaskan juga bahwa Monusco berpartisipasi dalam pendistribusian logistik, barang-barang perlengkapan pelaksanaan Pemilu dan juga memberikan asistensi kepada pemerintah lokal atas pelaksanaan Pemilu serta melaksanakan pengawasan terhadap jalannya Pemilu di Kongo agar berhasil dengan baik.

Selain itu, Monusco juga bekerjasama dengan Comitte Ellectoral National Independent (CENI) atau Komisi Pemilihan Umum Congo (DRC).

Monusco harus dapat memberikan image positif kepada masyarakat bahwa pasukan UN (Monusco) adalah tentara yang profesional dan berpegang teguh kepada kode etik (Code of Conduc) sesuai peraturan UN, tambah Prakhas.

Di tempat yang sama, Special Representative Secretary General (SRSG) Monusco Mr. Roger A. Meece juga menyatakan bahwa Monusco akan meningkatkan perlindungan terhadap warga sipil serta pentingnya pelaksanaan Pemilu di Kongo.

Meece juga menyinggung masalah kemungkinan keadaan yang dihadapi tentang logistik dan situasi keamanan yang tidak terduga. Kunci dari keberhasilan Monusco adalah pelaksanaan Pemilu.

Oleh karena itu, setiap Kontingen harus bertanggung jawab mencegah terhadap terjadinya Misconduct, tegas Roger Meece.

Diakhir acara, Force Medical Officer (FMO) juga memberikan penekanan tentang Higienis, Sanitasi dan Kesehatan.

Kesehatan dapat dipengaruhi oleh kebersihan pribadi, lingkungan, air, makanan, pembuangan sampah dan penggunaan kelambu untuk pencegahan malaria. (olo)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar