Home Breaking News Kondisi Terkini “Batuk- batuk” Gunung Agung

Kondisi Terkini “Batuk- batuk” Gunung Agung

53
Gunung Agung di Bali. foto tribun.

BALI, CITRAINDONESIA.COM-  “Alhamdulillah”. “Batuk- batuk” Gunung Agung kian reda aktivitasnya. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sebut semburan gas sulfur dioksida (SO2) Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, menurun jika dibandingkan ketika erupsi eksplosif pada 26-27 November 2017.

“Saat ini nilainya lebih rendah 20 kali lipat,” kata Kepala Sub-Bidang Mitigasi Pemantauan Gunungapi Wilayah Timur PVMBG Devy Kamil Syahbana, kepada Antara di Pos Pengamatan Gunung Agung di Desa Rendang, Karangasem, Minggu (3/12/2017).

Menurut Devy, berkurangnya gas SO2, menandakan dua kemungkinan yakni laju magma yang naik ke permukaan melemah karena kehilangan energi akibat gas magmatik semakin berkurang yang pada akhirnya habis dan menuju keseimbangan.

Kemungkinan kedua, lanjut dia, terjadinya penyumbatan pada pipa magma sehingga fluida magma yang bergerak ke permukaan terhalang oleh lava di permukaan yang mendingin dan mengeras.

Apabila kemungkinan pertama yang terjadi, menurut dia, potensi erupsi akan berkurang karena magma kehilangan mobilitasnya.

“Bahkan erupsi-erupsi selanjutnya bisa jadi tidak teramati lagi dalam waktu dekat sampai magma baru suatu saat nanti lahir lagi,” ucapnya. (*/putu)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar