Home Breaking News Komunitas Petani Minta Jokowi Tunjuk Hidung Pengusul Impor Beras Saat Panen Raya

Komunitas Petani Minta Jokowi Tunjuk Hidung Pengusul Impor Beras Saat Panen Raya

354
Pengangkut beras memasukkan barang ke dalam gudang, (Foto:Badia/citraindonesia.com)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Ribuan petani tergabung ‘Komunitas Tani’ resah membaca judul berita ‘Harga Beras Melonjak Pemerintah Siap Impor’ di salah satu koran nasional.

Sejatinya Presiden Joko Widodo, menurut harus tegas dan tunjuk hidung siapa gerangan pengusul importasi beras dan apa alasannya? Sementara berita- berita dari Kementan RI, sejak Desember 2017 hingga memasuki Minggu kedua tahun 2018, hasil panen raya padi petani surplus di seluruh Indonesia, dan panen hingga hari ini masih terus lanjut sehingga produksi diperkirakan pelimpah.

Bahkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sudah mendapat laporan langsung dari pedagang beras di Pasar Beras Induk Cipinang. ‘Bahwa saat ini stok Beras aman sebesar 1,1 juta ton’,  jelas Mentan Andi Amran Sulaiman, dalam Rapim di Kantor Kementan RI tahun 2017, Rabu (13/12/2017).

Pada kesempatan lainnya, Amran juga menyatakan : ‘Logikanya adalah kalau 1 juta hektare dikali 6 ton per hektare diperoleh 6 juta ton gabah. Dibagi dua, jadi 3 juta ton beras. Kebutuhan kita 2,4 juta dan berarti surplus. Ini adalah panen ketiga kita. Kita mulai panen Oktober, November, dan Desember. Jadi tidak ada paceklik’, ujarnya saat panen padi bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo di Desa Medanglayang, Ciamis, Senin (9/10/2017).

Untuk itu, para anggota ‘Komunitas Tani’ ini minta Pemerintahan Presiden Joko Widodo-JK menjelaskan apa di balik rencana impor beras ini, dan untuk siapa? Petani menilai impor ini sama dengan mematikan mereka di tengah musim panen ini. Petani juga meminta Satgas pangan mengecek semua gudang beras di Indonesia, manatahu ada oknum penimbunan. (dewi)

Berikut curhat mereka pagi ini di laman fb:

Selamat pagi dulur2 KTU gimana pendapate jenengan?

Foto Hery Santoso.
SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Komentari

115 Komentar
Komentar
Joe Impor yg menikmatin spa cobaa, ??? Kalangan atas apa bawah ,??

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas42 menit

Rden Bey Asmoro imporo beras ben murah larang yo ben pupuk karo obate wong tani ben [email protected]@@!!!!

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas41 menit

Suroso Atr Pilih 2 periode

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas40 menit

Mukmin Di tunggu buktinya…

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas40 menit

Joe Negara yg kau suruh impor it gmn perekonomian di bidang Tani ,???
Cuma buang* duwit aja kalii,,, 😂😂😂😂

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas39 menit

Khenthoenk Antoro Wong tani kok ra enek sing jago president ya…

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas38 menit

Ari Kelana Itu kan bagian bisnis mentri negara ya,… tau gimana seh

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas37 menit

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas37 menit

13 Balasan2 menit
Reza Himawan Wahjh ramai fulll…

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas37 menit

Herman Syah Bagi pemerintah mending import dr pd menata tata niaga beras. Import dpt FEE

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas36 menit

Rden Bey Asmoro wess jangan rame msalah impor rameo mintak rizki karo lihat2 padi

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas31 menit

Bang Naffie Petani menjerit !!!! Stop import

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas31 menit

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas28 menit

Icuz Autech biasaaa ora kager
jal mergawe seng ndompleng negoro lk mundak teros bayarane tp kinerjanya???
bisa d cek sendiri d tmpat pelayanan publik

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas28 menit

Icuz Autech biasaaa ora kager
jal mergawe seng ndompleng negoro lk mundak teros bayarane tp kinerjanya???
bisa d cek sendiri d tmpat pelayanan publik

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas28 menit

Suroso Atr Yg jelas gara ulah pemimpin kita anak cucu yg bayar hutanng

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas28 menit

2 Balasan17 menit
Son Sono Karena kalau di Jember Harga Gabah Kering Sawah skrg 5000/kg biasanya 1-2 bln yg lalu paling mahal 3800-4000/kg Mudah2 bisa dinikmati petani.

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas27 menit

Anya Niapele Dasar maunya impor terus..

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas26 menit

Naufal Liring Bener bener nih…sengaja di buat naik jadi ada alasan buat impor…punya otak cmn buat mikir impor aja…mundur aja jd mentri perdagangan

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas26 menit

Reza Himawan Seumur hidup..nkri…belom ada mogok petani…kapan yoh..petani mogok..demo

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas24 menit

3 Balasan4 menit
Joko Indarto Ndak bijak nak sprt ini ,pet4ni pengin nikm4ti panennya dekit dah mau impor. Kan artiny4 pet4ni ndak boleh sejahtera kali y44.

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas22 menit

Agus Pasoepati Solo Timur Gak pa2 kalau hargane naiki dari pada beras murah tpo beras palsu

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas22 menit

Andik Ponco BAJINGAN

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas20 menit

Mohamad Ansori Artinya gabah combi jg naik…kemarin 6500 /kg…mngapa pemerintahh bingung…tuh artinya pendapatan 50 persen penduduk indonesia sbg petani meningkat,,,dn bs memicu daya beli masy….cmn pemimpin hrs cerdas dikit….jgn beri subsidi pd pabrik…tp lgsung petani cs byk penyelewengan…jgn import…..klo import anda telah membunuh nasib ratusan juta petani….

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas19 menit

Andri Tiknianto Tergantung kalau harga padi ikut anjlok..
Jangan tanya siap gk pilih lagi jokowi..
Bagusnya bagus klau gk membela petani buat apa..??

2

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas19 menit

1 Balasan

Andrew Begitu ada sela untuk cari untung. Tampa membuang waktu lama2 langsung mengajukan impor beras… Koordinasi tu ama bulok, cek, sidak, tatar, tu bulok, suruh bulok ambil dari petani langsung jangan keduluan ama tengkulak…. Capek deh liat mentrinya gak punya inisiatif blas… Gitu kok jadi menteri.

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas19 menit

Wiro Tirto Jembot singo

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas18 menit

Mohamad Ansori Klo import tu artinya anda tdk peduli nasib petani,,sejak dulu melarat,,,!!!!!!! Ingat ingat 2019??????

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas17 menit

Putra Suwarno Suwarno Apakah pengimpor BERAS yg jdi sponsor PEMILU?????

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas17 menit

Septian Eko Firmanto nek gur koar2 ng kene yo percuma.

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas16 menit

Andyk Lgek mundak sitik ae bngung impor.pas taek

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas16 menit

Nyonya Rizky Ng Gpp harga beras melonjak asalkan dr petani indonesia jbg dr luar

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas16 menit

Alby Kurniawan Bagaikan buah simalakama.beras mhal petani senang.tp g panen.yg beras beli pada menjerit..krn hrg mahal..

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas15 menit

Malik Ibrahim Itulah mentri idaman kita ya

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas15 menit

Farianto Nkd Berasa mahal sambat,, beras murah sambat,,, beras mahal bukan berarti mau impor,,, mukin karena petani mengeluhkan harga gabah yg tak sesuai dgn pekerjaan ja an y,,,,, bayangkan saja ,,,, se andai y harga gabah 3000 ,,,, petani mau pa ?? Pupuk mahal kLihat Lainnya

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas15 menit

Agus Budiarto NGATUR KEBUTUHAN POKOK AMBURADUL…..

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas15 menit

Mohamad Ansori Tdk mas,,,group Ini anggotanya ratusan ribu….tiap anggota adalah tokoh petani…di daerah,,suara kami suara petani seluruh indonesia,,,,import beras habis sdh……good bye……

2

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas14 menit

Nyonya Rizky Ng Beras import pun pasti mahal ga mungkin murah..

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas14 menit

Sepry Yono beras pas naik tu rejeki petani,,, masak baru naik dikit dah mau impor,,,,,

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas13 menit

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas12 menit

Abidin Abi Klo sampe impor. . .salam satu periode. . . !

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas12 menit

Munir Ainiamnr Klo gk impor yg untung tengkulak

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas11 menit

4 Balasan1 menit
SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas11 menit

Aji Ayu Rahayu Askar Dajjal memang…

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas10 menit

Munir Ainiamnr Klo ingin beras murah bentar lagi tunggu bulan2.

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas9 menit

Tarisman Wijaksono Sini Dah tunggu 1-2 bulan lgi panen raya harga pasti kan turun kali hhhh hhh hhhh

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas9 menit

Tarisman Wijaksono Sini Ini yg membuat harga beras mahal doo semuggihKelola
Foto Tarisman Wijaksono Sini.
1
SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas7 menit

Annida N. U Mbakyo…mikerke nasib petani barang to…emang leh btuh urep awakmu dwe…kapan suara petani didengar…

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas5 menit

Kustanto Arep Opo Hlaaa petani Indonesia we gabah e akeh ug arep impor …. Menteri ne Sobo ne Cafe ro Mall ug ora Sobo sawah dadi ora weruh

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas4 menit

1 Balasan

Heri Heryanto mentri koplak…suruh nyawah tuh mentri biar tau berat nya beban petani…

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas3 menitTelah disunting

Risky Sagato Petani penhasilan ga tentu pns digaji mahal jan dancok wong duwuran ki asu

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Balas1 menit

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar