Home EKUIN Perikanan KKP Tata Ukuran Kapal Penangkap Ikan

KKP Tata Ukuran Kapal Penangkap Ikan

362
Kapan nelayan warga Merauke. Foto eman.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM-‎ Plt Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Zulficar Mochtar mengatakan, perlu dilakukan penataan ukuran kapal penangkapan ikan dengan membuka gerai perizinan di 31 lokasi seluruh Indonesia.

“Hal ini untuk mempermudah pelaku usaha kapal perikanan dalam memperoleh izin kapal. Selain itu, juga untuk mewujudkan perikanan yang bertanggung jawab, kelestarian sumber daya ikan dan keberlangsungan usaha perikanan tangkap,” ujarnya di Jakarta, Selasa‎ (30/8/2016).

Ia berharap pelaku usaha dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengurus izin kapal mereka.

Sebagai tindak lanjut penataan ukuran kapal, pihaknya memeriksa kesesuaian terhadap dokumen kapal penangkap ikan.

“Saat ini KKP sudah membuka gerai perizinan di 12 lokasi. Sebanyak 296 SIUP (Surat Izin Usapa Perikanan) dan 299 SIPI (Surat Izin Penangkapan Ikan) sudah diterbitkan. KKP yakin percepatan proses perizinan kapal hasil pengukuran ulang dapat tercapai. Pelaku usaha pun diharapkan puas dengan pelayanan yang diberikan,” imbuhnya.

Pelaku usaha perikanan pun menyambut antusias kegiatan gerai perizinan kapal hasil pengukuran ulang, karena gerai perizinan merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memberikan kemudahan pada pengurusan perizinan kapal.

“Kami sangat terbantu, apalagi pemerintah menganut sistem jemput bola, yaitu terjun langsung ke lapangan dan izin cepat jadi,” terang salah satu pelaku usaha.

Ditemui secara terpisah asosiasi perikanan juga menyatakan gerai perizinan merupakan salah satu bentuk nyata KKP untuk menyelamatkan sumberdaya ikan di Indonesia.

“Kami harap ini sering dilakukan agar seluruh nelayan ada dapat memverifikasi kembali kapal nya sehingga tidak ada lagi manipulasi berat kotor untuk melakukan kecurangan membayar pajak,” ujar asosiasi perikanan.

Sejalan dengan Peraturan Menteri Nomor 11/PERMEN-KP/2016 tentang standar pelayanan minimum gerai perizinan kapal penangkap ikan hasil pengukuran ulang, selama periode April – Agustus 2016, KKP telah membuka gerai perizinan di 12 lokasi, yaitu di Kendari, Belawan, Bitung, Jakarta, Sibolga, Indramayu, Pemangkat, Manado, Pekalongan, Bali, Probolinggo, dan Pati.

Sekedar diketahui, lokasi terakhir (Pati) merupakan lokasi terbanyak nelayan yang melakukan mark down kapal dan menggunakan cantrang. (pemi)

Komentar

Komentar