Home Breaking News KKP Latih Dan Promosikan Perikanan Berkelanjutan Di Timur Tengah dan Afrika

KKP Latih Dan Promosikan Perikanan Berkelanjutan Di Timur Tengah dan Afrika

171
Prilaku lucu Ikan Lumba Lumba.

AMBON, CITRAINDONESIA.COM- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen penuh untuk memfasilitasi dukungan peningkatan kapasitas bagi negara sahabat dalam kerangka kerja sama selatan selatan, yakni Timur Tengah dan Afrika.

“Kami memberikan prioritas untuk program peningkatan kapasitas dalam skema Kerja Sama Selatan Selatan, utamanya untuk mempromosikan praktik perikanan berkelanjutan dan bertanggungjawab sesuai dengan asas Legal, Regulated, dan Reported (LRR) Fishing,” tegas Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) melalui Kepala Pusat Pelatihan KP, Mulyoto, seperti dalam siaran tertulis yang diterima citraindonesia.com, di Jakarta, Selasa (18/7/2017).

Salah satu dukungan fasilitasi yang dilaksanakan adalah fasilitasi pelaksanaan workshop internasional Kerja Sama Selatan Selatan bagi negara negara Afrika dan Timur Tengah yang dilaksanakan oleh bersinergi dengan Direktorat Kerja Sama Teknik – Kementerian Luar Negeri.

Kegiatan internasional bertajuk International Training on Fisheries for African and Middle East Countries ini diikuti oleh 16 orang peserta dari 13 negara (Angola, Djibouti, Kenya, Madagaskar, Mozambik, Mauritania, Mesir, Namibia, Nigeria, Senegal, Sudan, Zimbabwe, Aljazair) yang dilaksanakan pada tanggal 16 s.d 24 Juli 2017.

Opening ceremony dihadiri dan dibuka Duta Besar Ronny Yuliantoro di Ditjen Informasi dan Diplomasi Publik – Kementerian Luar Negeri dihadiri oleh Staff Ahli Gubernur Maluku, Ronny Tairas, Direktur Kerja Sama Teknik – Kemlu, Muhammad Syarif Alatas, dan Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan KP, Mulyoto.

Duta Besar Ronny Tairas pada kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa Kerja Sama Selatan Selatan memiliki peran penting bagi negara-negara tersebut dalam melakukan pertukaran sumber daya, teknologi, dan pengetahuan.

Selama International training workshop dilaksanakan, peserta dilatih dengan materi unggulan diantaranya pembuatan alat tangkap ramah lingkungan, added value pada pengolahan hasil perikanan, dan budidaya ikan hias air laut.

Melalui pelatihan ini diharapkan peserta dapat mempelajari dan ditingkatkan kapasitasnya sekaligus dapat menyampaikan kembali pengetahuan yang didapat sekembalinya ke negara masing – masing. Melalui pelatihan ini Pemerintah Indonesia juga mempromosikan kekayaan sektor kelautan dan perikanan di kawasan Indonesia timur melalui people to people contact.

Program unggulan KSS bidang kelautan dan perikanan di Indonesia dilaksanakan dengan sinergi KKP dan Kemlu, yang memiliki kapasitas memadai dan dapat dijadikan rujukan oleh negara lain dalam hal pengembangan dan pemanfaatan kelautan dan perikanan.

Pelaksanaan dukungan kegiatan KSS oleh BRSDM – KKP sendiri telah dilaksanakan sejak tahun 2009, dengan jumlah peserta lebih dari 410 peserta dari 51 negara. Bentuk kegiatan yang paling sering dilaksanakan diantaranya pelatihan/workshop, pengiriman tenaga ahli, dan magang.

Diantara tema fasilitasi kegiatan KSS yang dilaksanakan adalah sustainable fisheries, fisheries product development, freshwater aquaculture, mariculture, brackishwater aquaculture, fisheries woman group best practices, seashell handycraft making, fisheries product value added, MPA management, fishing techniques and fishing port management, serta quality control and management for fisheries industries. (pemi)

Komentar

Komentar