Home Breaking News Kian Memanas, SNP Tuding Brexit Sebuah Lelucon

Kian Memanas, SNP Tuding Brexit Sebuah Lelucon

55
Pertemuan Parlemen Eropa membahas rull perdagangan terkait Brexit.

INGGRIS, CITRAINDONESIA.COM- Pembahsan Brexit ini kianmemanas. Pasca ditolak Presiden Komisi Uni Eropa, Jean-Claude Junker di Brussel, Senin (4/12/2017), pemerintah Ingrris didesan menghitung ruginya ketika meninggalkan Uni Eropa, khususnya bidang ekonomi.

Penilaian tersebut akan “mendekati nol” karena skala perubahan Brexit, ujar Sekretaris Brexit, David Davis, Rabu (6/12/)2017).

Kepada anggota parlemen dia mengatakan pemerintah telah menghasilkan “analisis sektoral” dari industri yang berbeda tetapi tidak “ramalan” dari apa yang akan terjadi ketika Inggris meninggalkan Uni Eropa.

Pihak Buruh menyebutnya perekonomian Inggris akan “berantakan” ketika negaranya meninggalkan UE nantinya.

Liberal Demokrat secara tegas mengatakan penilaian dampak atas Brexit itu sangat dibutuhkan. Sedangkan SNP menuding Brexit sebagai sebuah “lelucon yang sedang berlangsung”.

Tapi Davis mengatakan “sangat besar operasi perencanaan kontingensi” untuk Brexit.

Anggota parlemen oposisi telah di jejak “menilai dampak Brexit” selama berbulan-bulan.

David Davis mengatakan mereka harus cepat menilai beberapa penelitian serupa.

Oktober 2016, ditanya apa penilaian pemerintah atas dampak Brexit kepada perekonomian.

“Saat ini kami memiliki penilaian terhadap 51 sektor ekonomi. Kami lihat mereka satu per satu, tetapi tujuan di akhir adalah menginformasikan pendekatan negosiasi sehingga tidak ada yang rugi,” jelasnya.

Desember 2016, kepada Komite Brexit: “Kami berada di tengah-tengah melaksanakan sekitar 57 set analisis, masing-masing memiliki implikasi untuk bagian individu dari 85% dari perekonomian … semuanya kecuali sektor yang tidak terpengaruh oleh perdagangan internasional.”

Downing Street mengatakan kepada wartawan: “Kami telah jelas bahwa penilaian dampak tidak ada. Kami pikir kami telah memenuhi persyaratan gerak…”

Pada sidang komite Brexit Rabu pagi ini, Ketua Hilary Benn ditanya apakah penilaian dampak telah dilakukan ke berbagai bagian perekonomian, daftar otomotif, kedirgantaraan dan sektor keuangan.

“Saya kira jawabannya akan menjadi tidak untuk semua dari mereka,” Mr Davis menjawab. (linda)

 

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar