Search
Friday 19 December 2014
  • :
  • :

Ketua FPI: SBY Harus Tiru Soeharto Tolak Miss World

Habib Riziek dan Fahira Fahmi Idris (foto.dok)

Habib Riziek dan Fahira Fahmi Idris (foto.dok)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Taka da tawar- menawar. Pokoknya menurut pimpinan FPI (Front Pembela Islam) kontes Miss World 2013 di Bali harus ditolak.

Habib Rizik menilai perhelatan ratu kecantikan kelas dunia itu adalah bertentangan dengan syariat Islam dan budaya Indonesia.

Karena itu, kata dia harus ditolak. Dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus berani tampil seperti almarhum Presiden Soeharto yang dinilainya sangat tegas. Dan melarang wanita Indonesia mengikuti ajang itu.

“Dulu Pak harto, ketika ada kelompok mau mengirim Putri Indonesia ke Miss World, mereka (kelompok) datang ke Ibu Mien Sugandhi (Menteri Pemberdayaan Wanita). Lantas Ibu Mien minta izin ke Pak Harto. Besoknya, Bu Mien katakan, Bapak sampaikan itu bukan budaya kita. Langsung berhenti. Akhirnya Tidak ada Putri Indonesia yang dikirim ke ajang itu,” tegas Rizieq di markas FPI, Petamburan III, Jakarta, Minggu (25/8/2013).

Itulah kata dia sosok pemimpin negara yang tegas. Tetapi bila kontes tetap digelar, pihanya pasti menolak. Kemudia meminta pertanggungjawaban pemerintah.

“Ini bertentangan dengan kearifan lokal, apalagi umat Islam dengan syariat. Kami tetap tolak,” pungkasnya.

MUI (Majelsi Ulama Indonesia) menolak mentah- mentah pelaksanaan pemilihan ratu sejagad atau Miss Univers di Sentul (Bogor) waktu dekat ini. Ini tentunya membuat patinia rada “klengar”.

Apa alasan MUI? “Kontes ini menjadikan wanita sebagai obyek mencari untung saja,” kata Ketua MUI, Amidhan, kepada BBC Indonesia. (dewi)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *