Home Breaking News Kementan Gandeng Lima Pakar Taiwan

Kementan Gandeng Lima Pakar Taiwan

126
Padi unggul ini milik Mas Tri W. Anda ngiler? Silahkan hubungi beliau di nomor WA. Foto dok pribadi

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Kementerian Pertanian RI, menggandeng lima pakar pertanian dari Taiwan guna mengembangkan model pertanian korporasi di Kabupaten Karawang Jawa Barat, mewujudkan swasembada pangan Indonesia.

‘Taiwan merupakan negara agraris yang maju di Asia sehingga memiliki pengalaman untuk mendukung program swasembada pangan di Indonesia’, kata Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, Dedi Nursyamsi di Jakarta, Minggu (11/2/2018).

Salah satu item yang akan digarap dengan pola Pertanian korporasi di Karawang yakni meningkatkan produktivitas lahan sawah irigasi di wilayah tersebut yang luasan kepemilikannya terfragmentasi, menjadi satu kesatuan pengelolaan.

‘Langkah tersebut termasuk bagian program upaya khusus (UPSUS) dalam rangka mencapai swasembada pangan’, terangnya.

Ketua tim Council of Agriculture Taiwan, Hung Chung Hsiu mengatakan, Indonesia memiliki kondisi geografis yang baik, tanah yang subur, serta iklim yang baik sehingga idealnya mampu mewujudkan swasembada pangan.

‘Tentu harus diraih dengan komitmen dan kerja keras,’ kata Hung.

Mewujudkan hal tersebut, pihaknya akan menugaskan lima pakar yang ahli dalam irigasi, padi, peternakan, hortikultura, dan penyuluhan.

Mereka berkolaborasi dengan para pakar Indonesia terutama dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) mendorong peningkatan produksi pangan nasional di masa mendatang.

Menurut dia, guna melancarkan hal tersebut petani harus memperkuat kelompok tani untuk meningkatkan kemampuan budidaya, promosi, dan pemasaran.

Hung mengatakan, dari kunjungan lapang ke lokasi demfarm di Jayakerta menunjukkan banyak hal harus diperbaiki seperti sarana irigasi dengan membangun dam parit dan saluran tersier.

Itik :

Demikian pula sistem budidaya Itik, perlu berkelompok agar usaha tani efisien. Sistem pemasaran juga perlu diperbaiki terutama pemerintah harus menyediakan informasi pasar kepada petani.

Di sisi lain petani juga harus mampu membawa produk ke pasar dalam kondisi optimal melalui pengemasan yang baik. (Ning)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar