Home Breaking News Kementan : Daging Sapi Untuk Natal – Tahun Baru Aman

Kementan : Daging Sapi Untuk Natal – Tahun Baru Aman

55
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita. (Foto Ningsih/citraindonesia.com).

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Kementerian Pertanian (Kementan) minta masyarakat tak usah khawatir. Ketersediaan dan harga Daging Sapi pada hari besar Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, aman dan surplus.

“Ketersediaan daging sapi/kerbau secara nasional menjelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 aman bahkan surplus sebanyak 17.183 ton”, ungkap I Ketut Diarmita, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), saat kunjungan kerja ke Bantul Jogjakarta.

Dia menambahkan : “Pemerintah sebelumnya juga telah sukses dalam hal penyediaan dan stabilitas harga daging sapi pada bulan puasa Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri 2017”.

Menurut I Ketut, prognosa kebutuhan daging sapi per Desember 2017 (Natal 2017) dan Tahun Baru 2018 sebanyak 50.479 ton, sedangkan ketersediaannya sebanyak 67.662 ton.

Ketersediaan Daging Sapi itu berasal dari sapi lokal siap potong sebanyak 29.602 ton (setara 173.987 ekor), sapi siap potong ex-impor sebanyak 11.003 ton (setara 55.293 ekor), stok daging sapi di gudang importir 11.249 ton (data per 30 November 2017 dan stok daging kerbau di Bulog 18.808 ton (data per 30 November 2017).

I Ketut menjelaskan, rencana kedatangan daging beku sampai Desember 2017 masih ada sebanyak 16.552 ton yang berasal dari daging kerbau (Bulog) sebanyak 6.552 ton dan daging sapi (Importir) sebanyak 10.000 ton.

“Mencukupi kebutuhan daging sapi, Pemerintah tetap memprioritaskan pasokan produksi dalam negeri dan melakukan pengendalian impor sesuai kebutuhan”, kata I Ketut Diarmita.

Lebih lanjut disampaikan, total impor sapi dan daging sapi tahun 2017 sebanyak 197.410 ton (32.6 % dari kebutuhan nasional) yang mengalami penurunan jika dibandingkan dengan impor tahun sebelumnya 267.827 ton (41% dari kebutuhan nasional).

“Secara umum memang kita masih mengandalkan pasokan impor untuk menutupi kebutuhan daging sapi di kota-kota besar terutama untuk wilayah Jabodetabek,” paparnya.

Menurutnya, Pemerintah saat ini terus melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan ketersediaan daging sapi di dalam negeri melalui percepatan peningkatan populasi sapi, yaitu dengan melakukan Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB. (ling)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar