Home Breaking News Kemenperin Catat Tenaga Kerja IKM Jakarta Capai 20.494 Orang

Kemenperin Catat Tenaga Kerja IKM Jakarta Capai 20.494 Orang

3449
Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih memberikan sambutan Menteri Perindustrian pada acara Pameran “Gelar Produk IKM Unggulan Provinsi DKI Jakarta 2017” di Plasa Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (19/6/2017). (Foto: Kemenperin)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat hingga kini tenaga kerja Industri Kecil Menengah (IKM) yang ada di wilayah Jakarta mencapai 20.494 orang.

“Kami mencatat, IKM yang ada di Jakarta sebanyak 4.815 unit usaha dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 20.494 orang,” kata Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih pada pembukaan Gelar Produk IKM Unggulan Provinsi DKI Jakarta 2017 yang difasilitasi Kemenperin, di Plasa Pameran Industri, Kemenperin, Jakarta, Senin (19/6/2017).

Menurut Gati, IKM di Ibukota Indonesia ini memiliki potensi yang besar untuk terus dikembangkan. “Mereka juga menjadi barometer bagi daya saing IKM di daerah-daerah,” ujarnya.

“Jadi pameran-pameran offline semacam ini harus terus dilakukan, di samping pameran atau penjualan secara online,” ungkapnya.

Guna memacu produktivitas dan daya saing IKM nasional, Kemenperin telah melakukan pembinaan melalui fasilitasi pelatihan dan pemberian bantuan mesin atau peralatan, serta memperkenalkan sarana digitalisasi IKM agar mampu mempromosikan produk lebih luas dan mudah dengan biaya yang efesien.

“Selain perluasan akses pasar IKM di marketplace, kami juga telah membangun infrastruktur jaringan internet di setiap sentra-sentra IKM seluruh Indonesia untuk mendorong mereka terus mengembangkan produk kreativitasnya dan merubah cara pemasaran menjadi lebih efesien,” papar Gati.

Oleh karena itu, Kemenperin meluncurkan program e-smart IKM sebagai sistem database yang tersaji dalam profil industri, sentra, dan produk. E-smart IKM akan diintegrasikan dengan berbagai marketplace yang sudah ada sehingga dapat memberikan manfaat bagi perluasaan pasar IKM melalui promosi online.

“E-smart IKM mengusung sembilan komoditas unggulan yang akan dikembangkan di marketplace antara lain, kosmetik, fashion, makanan, minuman, kerajinan, perhiasan, furniture, herbal dan produk logam,” sebut Gati. (pemi)

Komentar

Komentar