Search
Thursday 18 December 2014
  • :
  • :

Kemendag Bantah Indonesia Negara Gagal

Sekjen Kemendag, Ardiansyah Parman

Sekjen Kemendag, Ardiansyah Parman

CitraIndonesia.Com:  Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Luar Negeri Ardiansyah Parman membantah pemberitaan bahwa Indonesia negara gagal.

Sebelumnya rilis The Fund for Peace (FFP) menempatkan posisi Indonesia urutan ke-63. Biartahu saja Indonesia disejajarkan  dengan  Negara Gambia,  juga disebut negara gagal.

Data ini dirilis FFP dalam situs resminya http://www.fundforpeace.org, Senin (18/6/2012).

Hasil penelitiannya bahwa dari 178 negara, indeks kegagalan Indonesia terjadi sejak 8 tahun lalu. Disebabkan adanya tekanan politik, ekonomi dan sosial global yang terhadap Indonesia.

Tetapi itu disangkal Ardiansyah Parman, sebaba kata dia Indonesia masuk dalam skala ekonomi lebih dari USD1 Triliun dari posisi puchasing priority.

“60 persen dari total populasi kita itu berada di bawah usia 40 tahun, usia produktif.  Kita memiliki keuntungan demografi, kita masih punya potensi yang lebih besar, dengan banyaknya usia produktif, jadi tidak perlu takut,” ungkap Ardiansyah saat membuka Forum Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah terkait Peningkatan Ekspor dan Kerjasama Perdagangan Internasional di Gedung Auditorium Balai Besar Pendidikan dan PelatihanEkspor Indonesia BPPEI, Jakarta, Kamis(21/6/2012).

Malah lanjut Ardiansyah, Indonesia akan mencapai PDB 9 Triliun di tahun 2030 sehingga Indonesia tidak perlu merasa sebagai negara gagal.

“Sangat di sayangkan karena negara ini memiliki potensi besar, kalau dikatakan gagal saya tidak setuju, kalau lemah boleh lah,”Terang Ardiansyah.

Pada Forum Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah yang membahas menganai peningkatan ekspor dan kerjasama perdagangan Internasional ini,  membahas  sasaran strategis.

Di mana program Kementerian Perdagangan adalah menjaga stabilisasi dan mendorong penguatan pasar dalam negeri agar tercipta good governence.

“Kami berharap upaya mencapai target ekspor nasional tercapai, melalui peningkatan upaya memasarkan produk-produk dalam negeri ke luar negeri,” paparnya. (rapi)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered by sweet Captcha