Home Breaking News Kasum TNI: Pengelolaan Keuangan Negara Harus Akuntabel

Kasum TNI: Pengelolaan Keuangan Negara Harus Akuntabel

262
Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., saat memberikan pengarahan kepada siswa dan siswi Sekolah Menengah Atas Taruna Nusantara (SMA TN), di Aula Gatot Subroto Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (11/4/2017).

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Kasum TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan, menegaskan agar ke depan pengelolaan keuangan negara harus akuntabel dan transparan.

“Dalam pengelolaan anggaran perlu adanya pendampingan dari Inspektorat untuk menghindari penyimpangan administrasi anggaran,” katanya saat membuka Rakor Renaku-I Unit Organisasi (UO) Mabes TNI tahun 2017,di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (3/5/2017).

Dia menambahkan bahwa: “Memperhatikan masukan-masukan rancangan Renja dari Kotama ataupun Satker sudah disempurnakan sesuai ketersediaan alokasi anggaran  pemerintah pusat kepada TNI,”.

Rakor Perencanaan dan Keuangan (Rakor Renaku)-I mensinergikan rencana program anggaran ke depan secara akuntabel dan transparan agar dapat menghasilkan output dan outcome yang efektif, efisien, terukur dan tepat sasaran.

“Jadikan Rakor Renaku-I ini wahana komunikasi, koordinasi serta penyamaan persepsi dalam rangka penyempurnaan rancangan dan Rencana Kerja (Renja) dan anggaran UO Mabes TNI tahun anggaran 2018, dengan memperhatikan masukan-masukan rancangan Renja dari Kotama ataupun Satker yang sudah disempurnakan sesuai dengan ketersediaan alokasi anggaran  pemerintah pusat kepada TNI,” tambahnya.

Dalam 10 program prioritas pemerintah tahun 2018, di bidang pertahanan dan keamanan, terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan secara menyeluruh terutama penguatan pertahanan.

“Laksanakan penguatan pertahanan dengan program prioritas dengan meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan prajurit dalam bentuk kesiapan operasi militer perang maupun operasi militer selain perang serta  terjaminnya perumahan prajurit,” tegasnya. (olo)

Komentar

Komentar