Home Breaking News Kapolri dan Tiga Menteri Bahas Kartel Pangan

Kapolri dan Tiga Menteri Bahas Kartel Pangan

310
Kapolri Jenderal Tito Karnavian (kiri) dan mantan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Foto Rahmat.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Rumitnya masalah distribusi pangan ini membuat Kapolri Jenderal Tito Karnavian “mengumpulkan” tiga menteri dan KPPU, rapat koordinasi (rakor) mengatasi masalah itu demi perut rakyat.

“Ini kan masalah perut rakyat. Kapolri wajar ikut terlibat agar masalah penimbunan dan mafia perdagangan sembako ini dapat diatasi dengan baik sehingga nantinya tidak lagi terus menerus menyusahkan rakyat,” ujar Yan Sumarna, pedagang beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jaktim, menanggapi citraindonesia.com, terkait pertemuan Puldalsis lantai 5 Gedung Utama Mabes Polri.

Sekedar tahu, pada kesempatan itu juga diadakan dialog tanya jawab melalui video conference dengan pejabat KPPU serta para pejabat berbagai daerah Indonesia.

Dihadiri tiga menteri yakni Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong.

Topik krusial yang dibahas adalah masalah kartel perdagangan berbagai komoditi strategis bagi rakyat kita.

Sebelumnya, masalah kartel ini memang merusak sendi- sendi perdagangan Indonesia. Nah, yang kaya makin kaya- yang miskin makin miskin.

“Sebab harga komoditas menjulang tinggi, seperti Daging Sapi, Bawang Merah, Putih, Cabai, Kedelai dan terakhir motor matic Honda  dan Yamaha, yang kini kasusnya masih dalam proses sidang di KPPU,” tambah Yan.

Pembahasan Kartel itu dibenarkan Ketua KPPU Syarkawi. “Ini  terkait kartel (perdagangan) pangan, penyelundupan dan investasi,” jelas Syarkawi. (friz/ling)

 

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar