Weather United States Of America, Ashburn United States Of America, Ashburn +13°C

Citra Indonesia

Kampung Inggris di Daerah Transmigrasi

Kampung Inggris di Daerah Transmigrasi

June 14
10:51 2012
Kadisnaker Banjarmasin, Antonius Simbolon

Kadisnaker Banjarmasin, Antonius Simbolon

CitraIndonesia.Com: Setelah berhasil meningkatkan perekonomian warga transmigrasi khususnya di desa Karang Indah, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Tranmigrasi (Kadisnaker) Banjarmasin meyiapkan desa tersebut sebagai pilot project pembangunan “Kampung Inggris”.

Nantinya desa ini disiapkan sebagai pusat pembelajaran bahasa inggris bagi warga setempat maupun warga sekitar.

Pasalnya, penguasaan bahasa inggris sangat dibutuhkan di era globalisasi, terlebih 2015 Indonesia sudah memasuki pasar bebas ASEAN.

“Kita sadar, kendala selama ini adalah faktor bahasa, artinya banyak petani kita yang tidak bisa berbahasa Inggris dengan baik. Jika didatangi investor sering, terjadi miss communication. Mengakibatkan gagalnya perjanjian bisnis,” ungkap Kadisnaker Banjarmasin, Antonius Simbolon di Banjarmasin, kemarin.

Menurutnya, desa Karang Indah sebagai penghasil buah Jeruk berkualitas, bisa dimamfaatkan menjadi daerah yang lebih menghasilkan lagi. Caranya dengan menyulap daerah tersebut menjadi daerah wisata.

“Selain mengincar wisatawan domestik, tidak tertutup kemungkinan untuk menarik wisatawan luar negeri,” tambahnya.

Sebetulnya, pengembangan desa ini diilhami kunjungannya ke Kota Pare di Kediri, Jawa Tengah. Di sana lanjutnya, hampir semua warganya dapat berbahasa Inggris dengan baik. Mengakibatkan turis mancanegara tidak kesulitan berinteraksi.

Untuk itu, pihaknya telah mengirim 15 tenaga instruktur untuk belajar di sana (Pare), selain hemat, belajar di sana tidak membutuhkan waktu lama.

Nantinya setelah mereka lulus, akan menginfluence warga setempat dan sekitar untuk belajar bahasa Inggris secara benar.

“Warga Karang Indah sangat antusias dengan program ini. Mereka sadar dengan pendidikan khususnya bahasa Inggris, dapat meningkatkan penghasilan yang sudah ada, ” pungkasnya.

Program ini rencananya akan berjalan dengan sempurna di tahun 2013. “Saat ini kita sedang menyiapkan roadmapnya, telah disiapkan sarana dan prasana pendukungnya,” imbuhnya.

Antonius menambahkan warga Karang Indah berjumlah 285 KK mengerti betul daerah yang telah didiami  sejak tahun 1983, diperlukan perubahan. Artinya dari sebuah desa kecil menjadi kota yang bisa membantu peningkatan penghasilan kota itu sendiri.

“Kami ingin membuktikan, program ini bisa membantu pendapatan daerah, dan membuktikan bahwa ada daerah transmigrasi yang bisa menjadi tolak ukur bagi Kota Tranmigrasi Mandiri (KTM) lainnya, yang selama ini baru bisa berbicara mengenai pengolahan lahan saja,” pungkasnya.

Meski dirasa berat akibat minimnya anggaran, Antonius berkeyakinan bahwa pembuatan “Kampung Inggris” ini akan menghasilkan sesuatu. “Paling tidak warga desa tersebut dan sekitar bisa berbahasa inggris,” tambahnya.

Inilah terobosan di era modernisasi yang sangat cepat dan pesat. Penguasaan bahasa akan menunjang sumberdaya manusia berdayasaing.

Namun pertanyaanya, apakah program mulia ini dapat berjalan dengan baik. Atau hanya sekedar angan-angan saja.

Patut kita tunggu terciptanya “Kampung Inggris” ini, mudah-mudahan elit politik setempat tidak mengklaim niat baik para pencetus program ini sebagai alat berpolitik mereka di daerah. (iskandar)

 

Tags
TKI
Share

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Your email address will not be published.
Required fields are marked *