Home Breaking News Kabut Asap, Udara di 4 Daerah Berbahaya

Kabut Asap, Udara di 4 Daerah Berbahaya

108
Kabut asap yang menyelimuti Pekanbaru. (foto: Twitter Sitopo Purwo)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, akibat kabut asap pekat yang dipicu kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), kondisi udara di empat wilayah dalam status berbahaya.

“ISPU 21-10-2015, Riau 596 (berbahaya), Jambi 407(Berbahaya), Sumsel 300 (sangat tdk sehat), Kalbar 784 (berbahaya), Kalteng 1950 (berbahaya),” kicau Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui akun Twitternya, Kamis (22/10/2015).

ISPU atau Indeks Standar Pencemaran Udara adalah laporan kualitas udara kepada masyarakat untuk menerangkan seberapa bersih atau tercemarnya kualitas udara di lingkungan mereka, dan bagaimana dampaknya terhadap kesehatan setelah menghirup udara tersebut selama beberapa jam atau hari.

ISPU pada kisaran 0-50 menandakan kalau kualitas udara baik, 51-100 kualitas udara sedang, 101-199 kualitas udara tidak sehat, 200-299 kualitas udara sudah masuk tidak sehat, dan 300-500 kualitas udara dinyatakan berbahaya.

Sutopo menjelaskan, akibat pekatnya kabut asap di Kalteng, sensor Satelit Tera Aqua tidak dapat menembus asap itu, sehingga diperkirakan di bawahnya, di wilayah Kalteng, terdapat banyak hotspot.

Ia bahkan menyebut, jarak pandang di perbatasan Kalsel-Kalteng pada hari ini hanya mencapai 50 meter, sehingga langit menguning.

“Masya Allah …,” ucap Sutopo dalam kicauannya.

Di Pekanbaru, Riau, pagi ini jarak pandang juga terpantau hanya 50 meter akibat pekatnya kabut asap, sehingga jika warga di kota itu membuka jendela kamar, yang tampak hanya asap dan bau kayu yang terbakar.

“Riau dikepung asap tambah pekat. Upaya sudah dilakukan maksimal. Tapi banyak tempat masih dibakar,” imbuh Sutopo.

Ia bahkan mengibaratkan, akibat pekatnya kabut asap di Pekanbaru, orang yang melalui jalan-jalan di wilayah itu bak menuju lorong kegelapan. (man)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar