Home Breaking News Jonan : Pertamina Kuasai 51 Persen Saham Blok Mahakam

Jonan : Pertamina Kuasai 51 Persen Saham Blok Mahakam

157
Para pekerja kilang gas Blok Mahakam. (Foto: Ist)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Pemerintah meingatkan PT Pertamina (Persero) harus kuasai 51 persen atau mayoritas saham di Blok Mahakam di Kalimantan Timur.

“Pokoknya Pertamina harus memiliki 51 persen saham, sisanya 10 persen untuk kepemilikan daerah. Nah saham sisanya terserah pengaturannya oleh Pertamina,” ujar Menteri ESDM, Ignasius Jonan di Jakarta, Kamis (28/9/2017).

Sesuai aturan, 10 persen dari Participating Interest (PI) atau kepemilikan saham harus diserahkan kepada daerah. 10 persen dimiliki daerah dan Pertamina wajib memiliki 51 persen maka akan sisa 39 persen saham di Blok Mahakam.

Persoalan 39 persen tersebut Pemerintah menyerahkan sepenuhnya kepada PT Pertamina, apakah akan “share down” dengan perusahaan lain ataukah tidak. Hal itu akan disepakati secara business to business (b to b).

Selain itu, Pemerintah juga meminta dua hal kepada Pertamina terkait Blok Mahakam. Pertama “cost recovery” atau ongkos produksi tidak boleh lebih besar dari biaya yang digunakan operator saat ini, yaitu Total E&P.

Kedua, hasil produksi migas yang dihasilkan Pertamina nantinya tidak boleh kurang dari yang dihasilkan Total E&P saat ini. Kalaupun menurun hal tersebut harus didiskusikan dengan pemerintah terlebih dulu guna memberikan kepastian logis dari capaian produksi tersebut.

PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Hulu Mahakam telah ditunjuk pemerintah menjadi pengelola wilayah kerja Blok Mahakam yang berlaku efektif 1 Januari 2018, setelah berakhirnya masa kontrak Production Sharing Contract (PSC) Mahakam dalam pengelolaan Total E&P Indonesie pada akhir 2017.

Akhir tahun 2017, Total E&P Indonesie sepakat mengakhiri kontrak dengan Blok Mahakam, kelanjutannya sebagai operator atau masih memiliki saham akan didiskusikan dengan PT Pertamina secara “b to b”. (Ant/friz)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar