Home Breaking News Jelang Ramadhan, Pemerintah Pastikan Sembako Tidak Melonjak

Jelang Ramadhan, Pemerintah Pastikan Sembako Tidak Melonjak

324
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menunjukkan contoh beras kepada Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita, saat blusukan di di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur, Kamis (13/4/2017). Foto: Ning/CITRAINDONESIA.COM

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Menteri Perdagangan (Mendag) memastikan harga kebutuhan bahan pangan pokok tidak akan melonjak tinggi menjelang bulan Ramadhan dan memastikan para pelaku usaha industri tidak melakukan kegiatan bersifat spekulatig memalui penimbunan barang kebutuhan pokok yang dapat menjatuhkan harga di pasaran.

“Setiap pelaku usaha harus mendaftarkan usahanya ke pemerintah, harus melaporkan pasokan setiap harinya, jika mereka bertindak nakal maka mereka akan dicoret dari daftar dan tidak akan diperbolehkan untuk membuka usaha kembali,” ungkap Mendag Enggartiasto Lukita, saat blusukan di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur, Kamis (13/4/2017).

Mendag juga menyampaikan bahwa dirinya juga sudah mengeluarkan peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 20 Tahun 2017 yang memastikan bahwa pelaku pendistribusi dan para pengusaha tidak dapat bermain dalam pasokan bahan pangan yang sudah ada.

“Pelaku bisnis yang nakal harus ditindak tegas, karena kalau tidak secepatnya ditindak tegas akan terus-terusan membuat sengsara para pedagang di pasar tradisional dan masyarakat,” tegas Enggar.

Tambah Mendag, “Stok kita nanti itu diperkirakan jumlah tertinggi dalam 5 tahunnya, dapat masuk 2,5 Juta Yon dan kemungkinan itu paling besar, jadi dipastikan tidak akan terjadi adanya kartel.

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman juga menyampaikan hal yang serupa, bila ada yang melakukan penimbunan beras oleh para pelaku usaha maka pihaknya akan menggelontorkan pasokan yang ada di gudang Bulog karena menurut Amran hal ini dapat mencegah terjadinya kelonjakan harga pangan yang sangat tinggi.

“Kalau sampai ada pelaku usaha yang menimbun pasokan beras yang membuat harga dipasaran meningkat maka pemerintah akan mengeluarkan pasokan yang ada di gudang Bulog, karena saat ini seluruh gudang di Bulog sejabodetabek sudah penuh bahkan para petani masih menyimpannya karena gudang Bulog sudah tidak dapat menampung pasokan beras,” papar Mentan.

Sampai saat ini pemerintah sudah menyiapkan stok beras sebesar 2 Juta Ton, daging beku Rp 80.000/Kg, minyak goreng curah Rp 11.000/liter, gula pasir Rp 12.500 baik tradisioanal ataupun modern, dan terus memastikan produksi cabai dan bawang merah akan aman hingga lebaran. (Ning)

Komentar

Komentar