Home Breaking News Jelajah Bumi Bung Karno, 5 Tempat Ini Wajib Dikunjungi

Jelajah Bumi Bung Karno, 5 Tempat Ini Wajib Dikunjungi

245

Bumi Bung Karno atau Blitar menyimpan banyak destinasi wisata yang sangat menarik. Di kota kecil ini, Anda tidak hanya bisa nyekar ke makam proklamator saja. Bentang alam yang luas serta kekayaan alam yang menakjubkan juga menawarkan wisata alam yang sangat mengesankan.

Kalau Anda berencana melakukan perjalanan ke Blitar Raya, lima tempat di bawah ini wajib dikunjungi agar tidak menyesal.

  1. Candi Penataran

Candi Penataran adalah salah satu peninggalan bersejarah di Blitar yang dikenal megah. Bangunan candi ini memiliki altar, candi utama, candi angka tahun, dan petirtaan yang terletak di bagian belakang. Dahulu kala, candi terbesar di Jawa Timur ini merupakan lokasi persembahan dan digunakan oleh tiga generasi kerajaan.

Untuk bisa sampai ke kawasan Candi Penataran, wisatawan bisa menggunakan dua cara. Pertama dengan menggunakan kendaraan umum, dan yang kedua dengan kendaraan pribadi. Untuk kendaraan umum, disarankan menggunakan kereta api baik dari arah Malang dan Surabaya atau Jakarta. Setelah berhenti di Stasiun Blitar, wisatawan bisa naik becak menuju Pasar Pon, lalu naik angkot jurusan Candi Penataran.

Oh ya, wisatawan yang melakukan perjalanan secara backpacker dengan kereta api disarankan untuk datang pagi hari. Angkot ke Candi Penataran jumlahnya sedikit dan hanya beroperasi sampai tengah hari saja.

Wisatawan yang menggunakan kendaraan pribadi bisa melakukan penjelajahan secara bebas mulai dari buka pukul 07.00 hingga tutup pukul 16.00. Kalau wisatawan masih punya banyak waktu di sekitar candi, mereka bisa mengunjungi museum dan kolam renang yang berjarak 150 meter dari lokasi.

Alamat: Penataran, Nglegok, Blitar

  1. Gunung Kelud
Gunung Kelud

Gunung Kelud menjulang di dua wilayah kabupaten, tepatnya Kabupaten Blitar dan Kabupaten Kediri. Wisatawan bisa datang ke sini dengan menggunakan sepeda motor (sangat disarankan) dari arah Blitar atau Kediri. Kalau dari arah Blitar, mereka bisa mengikuti jalur Candi Penataran menuju puncak dari Gunung Kelud.

Pasca-erupsi yang dahsyat beberapa waktu lalu, infrastruktur di gunung memang hancur lebur. Namun, pembangunan mulai digalakkan lagi untuk menarik banyak wisatawan yang dahulu kerap bertandang.

Jalur menuju puncak Kelud sudah diaspal halus, kendaraan bisa menjangkau dengan mudah. Sekitar 500 meter dari puncak, wisatawan diwajibkan memarkir kendaraan sebelum mulai melakukan pendakian dengan medan yang cukup curam.

Pada sisi kiri dan kanan jalur pendakian, terbentang pemandangan hijau yang menakjubkan. Gundukan gunung yang mulai ditumbuhi semak serta suasana yang tenteram membuat rasa capai saat mendaki langsung sirna.

Alamat: Perbatasan Blitar dan Kediri

  1. Kampoeng Cokelat

Kampoeng Cokelat

Di masa lalu, Blitar pernah berjaya sebagai produsen biji cokelat terbesar di Jawa Timur. Namun, era itu sirna seiring dengan berjalannya waktu dan bencana letusan dari Kelud. Untuk mengembalikan kejayaan ini, beberapa kelompok masyarakat akhirnya mendirikan Kampoeng Cokelat tidak jauh dari stasiun kereta api.

Mudahnya akses menuju lokasi Kampoeng Cokelat membuat wisatawan bisa backpacker-an ke sana. Mereka bisa reservasi tiket kereta api di website Traveloka jauh-jauh hari, lalu melakukan penjelajahan di Kampoeng Cokelat. Aktivitas yang bisa dilakukan adalah belajar menanam pohon kakao atau menikmati aneka kuliner yang terbuat dari cokelat.

Dari stasiun, perjalanan bisa dilanjutkan dengan menggunakan becak, angkutan umum dalam kota, atau naik ojek. Perjalanan ke Kampoeng Cokelat yang buka setiap hari pada pukul 08.00-16.30 ini, hanya membutuhkan waktu 20-30 menit saja.

Alamat: Jl. Banteng – Blorok No. 18, Desa Plosorejo, RT. 01 / 06, Kademangan, Plosorejo, Blitar

  1. Penangkaran Rusa Maliran

Penangkaran Rusa Maliran

Wisatawan yang belum berencana menjelajah Blitar pasti akan segera pesan tiket kereta api ke sana setelah mendengar Maliran. Penangkaran rusa yang terletak di kawasan Ponggok ini memiliki puluhan rusa yang dibiarkan liar memenuhi hutan homogen buatan. Rusa ini dirawat dan diternakkan untuk kepentingan konservasi dan juga wisata edukasi.

Pengunjung yang datang ke penangkaran rusa ini hanya dikenai tarif masuk kurang dari Rp5.000. Dengan tiket ini, mereka bisa memberi makan rusa dengan bebas dan mengelusnya di dalam kandang. Pengelola mengizinkan pengunjung masuk dan melakukan interaksi langsung dengan rusa, asal tidak membuat kekacauan.

Akses menuju ke Maliran cukup sulit kalau ingin menggunakan kendaraan umum. Disarankan kalau sudah sampai Blitar, wisatawan naik ojek atau menyewa sepeda motor untuk menuju ke sini.

Alamat: Jatilengger, Ponggok, Blitar

  1. Arung Jeram Soko

Arung Jeram Soko

Blitar juga memiliki wisata arung jeram. Aliran sungainya tidak terlalu kencang dan berkelok sehingga cocok untuk pemula. Wisatawan yang ingin menuju Arung Jeram Soko harus berhenti di Stasiun Wlingi, Blitar, atau menggunakan bus dan berhenti di Kawedanan. Anda bisa mengecek kereta yang berhenti di Wlingi dengan aplikasi agen travel online seperti Traveloka.

Setelah melakukan perjalanan selama 30-60 menit dan sampai di kawasan resor, wisatawan bisa memilih paket arung jeram yang ingin dilakukan. Harga paket arung jeram sekitar Rp165.000. Paket ini termasuk makan siang, air minum, dan berbagai fasilitas pendukung lain termasuk asuransi dan penyelamatan.

Selain arung jeram, kawasan ini juga menawarkan aktivitas mancakrida atau outbound. Wisatawan yang belum puas melakukan penjelajahan atau takut terbawa arus sungai bisa mencoba aktivitas lain, seperti haling-rintang, paint ball, dan flying fox. Terakhir, wisatawan yang betah berada di sini bisa menginap semalam. Tarif menginap di kawasan ini cukup terjangkau, mulai dari Rp60.000 per malam hingga Rp100.000.

Alamat: Tegal Asri, Wlingi, Blitar

Itulah lima tempat di Blitar yang wajib dikunjungi ketika melakukan penjelajahan. Semoga apa yang tersaji di atas bisa dijadikan rujukan saat membuat itinerary. (*)

Komentar

Komentar