Home Pariwisata Kuliner Jane Shalimar Kini Sibuk Kegiatan Sosial dan Bisnis Kuliner

Jane Shalimar Kini Sibuk Kegiatan Sosial dan Bisnis Kuliner

138
Aktris Jane Shalimar, (Foto: Tribunnews).

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Aktris Jane Shalimar memang sudah jarang terdengar di layar kaca. Pasalnya, aktris 37 tahun ini lahir dan besar di dunia hibiran, dengan mengawali karir sebagai model kemudian akting hingga presenter.

Tetapi bukan tidak ada kesibukan yang dilakukan oleh Jane Shalimar. Rupanya mantan kekasih dari Iko Uwais ini disibukkan dengan kegiatan sosial dan bisnis kuliner yang dijalaninya.

Untuk kegiatan sosialnya, Jane Shalimar kini terlibat dalam aksi ‘Gerakan Mari Berbagi’. Dalam gerakan tersebut, ibu satu anak ini membagi-bagikan nasi kotak setiap harinya terlebih pada yayasan-yayasan yatim piatu.

“Jadi aku sama sahabatku yang menginisiasi sebuah gerakan yang bernama Gerakan Mari Berbagi. Itu gerakan sosial, tapi memberikan sumbangannya itu dalam bentuk nasi kotak. Jadi nasi kotak itu kita bagikan ke yayasan-yayasan yatim piatu dan itu sudah terorganize semua. Nah gerakan ini berbagi nasi kotak ini setiap harinya,” tutur Jane Shalimar, seperti diberitakan Okezone, Rabu (12/9/2017).

“Dan ini gerakan akan diselenggarakan di seluruh Indonesia,” sambungnya.

Selain aktif dalam kegiatan sosial, pemain sinetron Padamu Aku Bersimpuh ini juga disibukkan dengan bisnis kuliner. Tak tanggung-tanggung bisnis pudding caramel kini ditekuni oleh ibu satu anak itu.

Padahal menurut penuturan Jenny, ia mengawali bisnis itu diawali dengan keisengan semata. Tetapi ketika melihat keuntungan yang lebih dari bisnis kuliner, akhirnya Jane Shalimar melanjutkan bisnis tersebut.

“Iya bisnis kuliner, dan memang kalau bisnis kuliner sesuatu yang tidak habis-habis gitu. Kebetulan yang aku bikin pudding caramel yang mungkin kalau boleh nyombong sedikit, enggak ada yang mirip dengan rasa pudding caramel yang aku bikin. Itu juga yang membuat aku punya pasar sendiri dan setiap minggu mereka pasti pesan. Setiap ada hari besar mereka pasti pesan,” tambahnya.

Kendati demikian, untuk bisnis kuliner yang dijajakinya belum menuntun Jane agar mempunyai sebuah toko. Hal itu dirasa belum cukup mampu bagi Jane, lantaran ia sendiri yang turun tangan langsung dalam proses pembuatan pudding tersebut.

“Memang aku belum ada keberanian untuk buka outlet toko, karena aku turun tangan langsung dan belum berani juga mendelegasikan ke orang. Takutnya beda tangan beda rasa. Nah itu kan jadi pertimbangan,” tandasnya. (*)

Komentar

Komentar