Home Breaking News Jamaah Haji Seluruh Dunia Wukuf di Arafah

Jamaah Haji Seluruh Dunia Wukuf di Arafah

156
Para haji di seluruh dunia tengah melaksanakan Wukuf atau jiarah di Arafah. Foto erabnews.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Jutaan Jemaah dari seluruh dunia termasuk calon Haji dari Indonesia, kamis (31/08/2017) atau 9 Zulhijah 1438 H, serentak melakukan Wukuf di Arafah, Mekkah Arab Saudi.

“Setelah wukuf,  kamis malam akan bergerak ke Muzdalifah dan selanjutnya tengah malam menuju ke Mina,” ujar petugas haji di Mekah.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang Amirul Hajj Indonesia mengatakan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terdiri dari Kementerian/ Lembaga/TNI Polri/ Instansi, siap mengantarkan jemaah Haji melaksanakan rukun dan wajib haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina).

Menag memberikan pesan khusus kepada jemaah haji Indonesia terkait pelaksanaan puncak ibadah haji, wukuf di Arafah.

Menurut Menag, ada dua ciri haji mabrur, yaitu: “ith’am ath-tha’am dan ifsa’us-salam, memberi makan dan menebarkan salam. Memberi makan merupakan simbol kepedulian sosial. Sebab agama hadir untuk kepentingan sosial, tidak semata individual. Kepedulian adalah  ciri kemabruran,”.

Ciri kemabruran kedua adalah menebarkan salam. Menag mengatakan, salam merupakan simbol menebar perdamaian. Menag berharap  sekembalinya di Tanah Air, Jemaah haji mendapat haji mabrur, semakin meningkat kepedulian sosial dan menjadi duta penebar kedamaian di lingkungan masing-masing. Jemaah haji, wujudkan nilai-nilai kemanusiaan.

“ Semoga semua lancar wukufnya, karena tidak ada keinginan setiap jemaah selain mendapatkan kemabruran,” ujar Menag

Hingga saat ini, Indonesia menjadi negara pengirim jemaah haji terbanyak di dunia yaitu 221.000 jemaah. 4 Negara dengan jemaah haji terbanyak lainnya Pakistan 179.000 jemaah, India 170.000 jemaah dan Bangladesh 128.000 jemaah serta Nigeria 95.000 jemaah.

Fakta lain yang membanggakan, meski  Indonesia dengan negara jumlah jemaah terbanyak tapi Jemaah haji Indonesia terkenal tertib , rapi, dan sopan.

Patuhi Larangan lontar Jumrah :

Di tengah kepadatan Mina dan untuk mengatur pergerakan jemaah ke lokasi lontar jumrah (jamarat), Pemerintah Arab Saudi telah membuat jadwal larangan melontar jumrah. Lebih lanjut lagi, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan demi keselamatan  dan ketertiban , jemaah harus mematuhi aturan melontar jumrah.

” Jemaah sebelum berangkat ke jamarat, harus memperhatikan sinyal lampu, merah atau hijau,” kata Menag. (*/oca)

Komentar

Komentar