Home Breaking News “Itjen Kemendikbud Usutlah Dugaan Korupsi Buku Sekolah Ini”

“Itjen Kemendikbud Usutlah Dugaan Korupsi Buku Sekolah Ini”

159
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, tos dengan anak-anak sekolah saat Apel Gelar Nasional Bela Negara 2016 di Silang Monas. Foto Puspen TNI.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Dugaan korupsi pengadaan buku perpustakaan SD di Kabupaten Sampang mendapat perhatian Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Itjen Kemendikbud).

Apalagi, setelah kasus itu ramai diberitakan berbagai media massa, Itjen Kemendikbud akan menelaah persoalan tersebut. Hal ini bisa dilihat pada akun Twitter resmi Itjen Kemendikbud RI yakni @itjen_kemendikbud pada kicauan 18 Agustus 2017.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pengadaan buku perpustakaan SD di Sampang pada tahun anggaran 2016 sebesar Rp2,5 miliar diduga fiktif karena sampai pertengahan 2017 tidak jelas wujudnya.

Selain itu, terindikasi bahwa buku-buku yang dikirim distributor PT Sarana Panca Karya Nusa (SPKN) dari Bandung kepada penyedia/rekanan Dinas Pendidikan Sampang itu spesifikasinya tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan Kemendikbud.

Persoalan ini juga sempat dilaporkan Jaringan Kawal Jawa Timur (LSM Jaka Jatim) kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim dengan nomor surat 01 /Jakajatim/Koorda Spg/A1/IV/17.

Dalam laporannya, Jaka Jatim melampirkan temuan bahwa dalam pengadaan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Sampang itu sesuai dengan kontrak untuk didistribusikan pada 50 SD. Setiap sekolah seharusnya menerima 870 judul buku dengan total keseluruhan per sekolah mendapat 2.639 eksemplar.

Ternyata berdasarkan laporan dan investigasi yang disampaikan Didik, Ketua Jaka Jatim, pada Kejati Jatim itu, kenyataan di lapangan jauh dari harapan. Rata-rata antara pedalaman dan pinggir kota berbeda. Paling parah di pedalaman, hanya dikirim sekitar 400-500 eksemplar, jauh dari jumlah kontrak yang sebanyak 2.000 eksemplar per sekolah. (rilis Jarak)

Komentar

Komentar