Home Breaking News “IPB Mau Dongkel Menteri Amran?” Alumni IPB: Kursi Mentan Bisa Diisi Siapa...

“IPB Mau Dongkel Menteri Amran?” Alumni IPB: Kursi Mentan Bisa Diisi Siapa Saja

223
Presiden Jokowi bersama Mentan Andi Amran Sulaiman turun ke sawah.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) Angkatan 27, Muhamad Karim, tak berkeberatan bila seorang Menteri Pertanian RI, (Mentan) dijabat oleh lulusan dari perguruan tinggi manapun.

“Saya sebagai alumni IPB, enggak sepakat dengan cara pandang yang kacamata kuda begitu,” ujar Muhammad Karim, Direktur Pusat Kajian Pembangunan Kelautan dan Peradaban Maritim (PK2PM) di Bogor, Sabtu (9/9/2017), menyusul adanya pihak mempersoalkan bahwa Mentan itu harus dijabat alumni IPB.

Muhammad Kaim, memastikan cara pandang dan dorongan agar pos Mentan diisi jebolan IPB seperti itu adalah merupakan cara pandang yang pragmatis dan keliru.

Lanjutnya, kalau pun ada pihak-pihak atau alumni IPB yang berkeberatan dengan kinerja Mentan Andi Amran Sulaiman ataupun Kementerian Pertanian (Kementan) secara umum, sebaiknya di sampaikan secara proporsional dan di tempat yang benar secara profesional dan akademic.

“Kritik saja, apakah nulis di media atau apa, bukan ujuk-ujuk ganti menteri,” tegas Dosen Universitas Trilogi Jakarta ini secara tegas.

Karenanya, Karim lantas mengajak senior-senior IPB dan kampus manapun yang peduli dengan perkembangan pertanian tanah air turut urun rembug berpikir bagaimana caranya memajukan sektor agraria yang pada akhirnya memakmurkan rakyat, khususnya para patani yang selama ini jatuh miskin.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengeluhkan sangat sedikit lulusan IPB yang terjun ke sektor pertanian yang malah lebih banyak berkiprah di berbagai perusahaan plat merah.

Karenanya, sela Dies Natalies ke-54 IPB, 6 September, Kepala Negara terang- tarngan menyidirnya. Maka beliau mengajak seluruh perguruan tinggi negeri ini terus bermitra dengan pemerintah dalam mengembangkan inovasi di sektor pertanian sehingga memakmurkan masyarakat juga menciptakan ketahanan pangan nasional.

Lantas, kenapa tiba-tiba alumni IPB Angkatan 20, Rifda Amarinna, mengusulkan agar kursi Mentan diisi dari almamaternya dengan dalih banyak kesulitan dalam mengakses lahan pertanian hingga sulit mendapatkan akses pembiayaan bank?

Namun, menurut alumni IPB Angkatan 27, Rico Simanjuntak, pernyataan Rifda Amarina tersebut sarat kepentingan pribadi karena meragukan kemampuan dari pihak-pihak lain itu.

Di mana, Rico Simanjuntak lebih PD melihat kinerja Amran Sulaiman yang telah terbukti mempu mencatatkan sejarah dalam lembaran negara bahwa berhasil menciptakan negeri ini menjadi negara pengekspor sejumlah komoditas pangan seperti Beras, Jagung, Bawang Merah dan menyusul sebentar lagi Kelapa Muda.

“Haruslah berpikir jernih dan rasional, bahkan introspeksi diri sehingga bisa menjaga nama besar para almamater IPB,” tegas Rico Simanjuntak mengingatkan.

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman merupakan peraih gelar sarjana hingga doktor dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan, dengan fokus di sektor pertanian.

Dalam UU Konstitusi Republik Indonesia, posisi dan jabatan seorang menteri adalah dalam hak prerogatif seorang Presiden, termasuk nomenklatur Kementerian/ Lembaga. Jadi tidak ada orang lain yang bisa mengutak-atik.

Bila diutak- utik pihak lain, itu inkonstitusional. Lalu pertanyaanya “Alumni IPB masih mau dongkel Amran?”. (Ning)

Komentar

Komentar