Home Breaking News Ini Sebab Airasia Tujuan Bali Paksa Kembali ke Australia

Ini Sebab Airasia Tujuan Bali Paksa Kembali ke Australia

268
Logo baru Indonesia AirAsia X, mendukung pemerintah tingkatkan kinerja industri pariwisata. Foto Dok AirAsia.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Penerbangan AirAsia ke Bali, Indonesia paksa kembali ke Australia setelah pilot diberitahu tentang kemungkinan hilangnya tekanan kabin, kata beberapa pejabat bandara.

Kemudian Airbus A320, yang membawa 151 orang, mendarat dengan selamat di Bandara Perth.

AirAsia mengatakan, penerbangan tersebut mengalami “masalah teknis”. Media Australia mengatakan bahwa hal itu tampaknya kehilangan ketinggian.

“Kami semua cukup mengucapkan selamat tinggal kepada satu sama lain. Itu benar-benar menjengkelkan,” kata seorang penumpang kepada jaringan Nine setempat.

Sebuah video yang diambil di pesawat, disiarkan oleh media lokal, menunjukkan masker oksigen tergantung di langit-langit dan satu orang berteriak “penumpang turun, penumpang turun“.

Seorang penumpang lain, Claire Askew, mengatakan kepada Tujuh jaringan bahwa “kepanikan meningkat” oleh staf maskapai yang sedang menjerit dan tampak menangis.

Dalam sebuah pernyataan, AirAsia mengatakan bahwa pihaknya “berkomitmen penuh” terhadap keselamatan penumpang. Itu tidak menjelaskan masalah ini.

“AirAsia meminta maaf kepada penumpang atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” kata pernyataan tersebut.

Pada Juni, penerbangan AirAsia X dalam perjalanan ke Bali juga terpaksa kembali ke Perth setelah masalah mesin membuatnya “bergetar seperti mesin cuci”.

Pada  Desember 2014, pesawat AirAsia menabrak Laut Jawa, menewaskan 162 orang di dalamnya setelah sistem kontrol kemudi pesawat tidak berfungsi selama penerbangan. (linda)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar