Home METRO Daerah Ini Enam Rencana Kontijensi BNPB Tanggulangi Bencana Alam di Manokwari

Ini Enam Rencana Kontijensi BNPB Tanggulangi Bencana Alam di Manokwari

180
Tembok yang runtuh akibat guncangan gempa menjadi tontonan warga. (Foto: Ist)

MANOKWARI, CITRAINDONESIA.COM- Inidia enak (6) rencana kontijensi hadapi ancaman bencana gempa dan tsunami dihasilan Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui BPBD Provinsi Papua Barat, di Manokwari 25 – 28 Juli 2017 didukung oleh BNPB Pusat.

1.     Data-data spasial dan non spasial dalam draf awal renkon perlu dilengkapi dan divalidasi sebelum pelaksanaan rapat finalisasi Renkon.
2.     Peserta mendapatkan pemahamanan yang komprehensif tentang mekanisme penanganan darurat bencana.
3.     Bahwa renkon harus menjadi dokumen hidup, dan selalu diupdate setidaknya dalam jangka waktu 1 -2 tahun.
4.     Komunikasi antar OPD, dan pelaku Penanggulangan Bencana di daerah agar terus terjalin dengan baik yang dimotori oleh BPBD dan Forum PRB.
5.     Komunikasi dan Koordinasi perlu diperkuat antara provinsi dengan kabupaten-kabupaten di sekitar kabupaten Manokwari dan Manokwari Selatan serta lintas provinsi, yaitu Provinsi Papua mengingat kebutuhan akan adanya supporting dari kabupaten terdekat pada saat darurat.
6.     Dokumen renkon yang dihasilkan dapat diintergrasikan dan disosialisasikan ke selurug pihak terkait dengan penanganan darurat bencana supaya memahami tugas dan fungsinya dalam penanganan darurat.

Acara diikuti 60 orang peserta aktif bidang kebencanaan, BPBD Provinsi dan Kabupaten, TNI/POLRI, Basarnas, BMKG, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Bapeda, Dinas Pendidikan, Kesbangpol, Dinas PU, DKP, PLN, PMI, KSBK, TATTs, Forum PRB, Unsur Perguruan Tinggi, Senkom, dll.

Paradigma penanggulangan bencana menitikberatkan pada pengurangan risiko bencana juga harus dipahami oleh seluruh stakeholder yang ada. (leson)

Komentar

Komentar