Home Pariwisata Objek Wisata Industri Pariwisata Bali Rugi Terkait Erupsi Gunung Agung

Industri Pariwisata Bali Rugi Terkait Erupsi Gunung Agung

117
Turis lokal dan wisman di Nusa Dua Bali. Foto istimewa.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Belum diaudit berapa besar angka kerugian industri pariwisata Bali menyusul penutupan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai selama 3 hari buntut erupsi Gunung Agung akhir- akhir ini.

“Kalau angka kerugian kita belum tahu persisnya. Tapi saya pastikan miliaran rupiah,” ujar Elly Wante, seorang pedagang cinderamata di daerah Nusa Dua, Bali, Kamis (30/11/2017).

“Kamu juga merasakan sih. Penjualan turun drastis, apalagi mereka yang punya hotel atau tempat wisata, itu pasti besar,” jelasnya.

Senada dikatakan I Nyoman Dharma. “Kalau rugi pasti. Kalau kami besar, penjualan turun hingga lebih dari 50 persen. Pun yang lain saya rasa sama. Cuma gak mau cerita aja mungkin,” imbuh pemilik cafe di Nusa Dua.

Sejauh ini pihak, maskapai penerbangan, travel agent dan PHRI belum bersuara mengenai kerugiannya setelah kasus aktivitas Gunung Agung ini. Pun Dinas Pariwisata Bali belum memberikan komentar mengenai angka kerugian itu.

Seperti diketahui, Bali yang berjuluk Pulau Dewata menjadi tujuan utama wisatawan mancanegara (wisman) di Indonesia, sejak dulu karena keindahannya.

“Saya kan biasa tiap hari banyak nge-guidance turis. Sekarang mereka cuma di hotelnya, gak berani keluar. Ya kami para gaet terdampak juga,” ujar Kadek, curhat. (putu)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar